SportlinkNews - Perjalanan panjang ditempuh oleh bek sayap Spanyol, Pedro Porro. Dari kota kelahirannya di Extremadura hingga mencapai puncak kejayaan Piala Dunia 2026 di Amerika Utara.
Pedro Porro tampil impresif dalam mengambil alih posisi bek kanan Spanyol di Piala Dunia 2026. Ia tidak hanya berkontribusi dalam catatan lima pertandingan beruntun La Roja tanpa kebobolan.
Tapi juga mencetak gol pertamanya untuk tim nasional melalui sundulan saat menghadapi Austria di babak 32 besar.
Baca Juga: Toyota Siapkan Mobil Bertenaga Hidrogen untuk Reli Dakar 2027
Dengan Dani Carvajal, pilihan utama Spanyol di posisi bek kanan pada UEFA EURO 2024, tidak masuk skuad kali ini, Pedro Porro sepenuhnya membalas kepercayaan pelatih Luis de la Fuente kepada pemilik nomor punggung 12 tersebut.
Dalam prosesnya, pemain Tottenham Hotspur itu kembali melangkah maju dalam perjalanan panjang yang dimulai dari Don Benito, kota kecil berpenduduk sekitar 40.000 jiwa di wilayah Extremadura, tempat ia dibesarkan.
Di sanalah Pedro Porro praktis tumbuh bersama bola di kakinya, menurut salah satu pelatih masa kecilnya, Carlos Moreno.
Baca Juga: Prancis 2-0 Maroko: Mbappe dan Dembele Cetak Gol Indah
"Dia menghabiskan banyak waktu di sini. Dia selalu berada di lapangan, bahkan ketika tidak ada sesi latihan," kenang Moreno, yang melatih Pedro Porro saat masih remaja di Gimnastico Don Benito. "Sering kali dia meminta izin kepada pelatih tim lain agar diperbolehkan bermain bersama mereka."
Ibu Pedro Porro, Eva, bekerja di sebuah supermarket, sementara ayahnya, Luis, melakukan berbagai macam pekerjaan. Karena itu, Pedro kecil banyak menghabiskan waktu bersama kakeknya dari pihak ibu, Antonio.
"Kakeknya selalu datang, baik saat latihan maupun pertandingan, kandang ataupun tandang, tidak peduli cuaca panas, dingin, atau hujan. Beliau selalu ada." Moreno juga mengenang bahwa sang kakek selalu memberinya permen setiap kali Pedro Porro mencetak gol.
Baca Juga: Persaingan Sepatu Emas Piala Dunia: Mbappe Kembali Menyalip Messi
Selain itu, Moreno mengingat Pedro Porro muda sebagai seorang pemain sayap yang memiliki kekuatan, tendangan yang sangat baik, serta kualitas permainan yang menonjol.
Namun, menurutnya, "yang benar-benar membedakannya dari pemain lain adalah mentalitas juaranya, naluri kompetitifnya. Kadang muncul keluhan atau perdebatan karena dia menuntut rekan-rekannya memberikan standar yang sama seperti yang ia tuntut dari dirinya sendiri."
Artikel Terkait
Data dan Fakta Menarik Delapan Tim yang Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026 (Bagian 1)
Khawatir dengan Wasit, Swiss Bersiap Menghadapi Potensi Kartu Merah Melawan Argentina
Lionel Messi Bisa Kembali Terkena Sanksi Jika Argentina Mencapai Final Piala Dunia 2026
Prediksi Spanyol vs Belgia: Beban Berat Sejarah
Lahir di Belgia Besar di Spanyol: Courtois di Simpang Jalan