SportlinkNews - FIFA, berkomitmen untuk menambah alokasi pendanaan demi meringankan beban finansial tim peserta di Piala Dunia 2026. Langkah ini diambil secara strategis guna memastikan seluruh negara kontestan dapat menutupi biaya operasional selama turnamen berlangsung di Amerika Utara nanti.
Manajemen FIFA mengonfirmasi saat ini dialog intensif sedang dilakukan bersama berbagai asosiasi terkait kenaikan uang hadiah bagi 48 tim. Penambahan dana ini diproyeksikan menjadi kompensasi atas perluasan format kompetisi yang menuntut persiapan lebih panjang dan biaya lebih besar.
Keputusan FIFA ini muncul sebagai respons langsung atas desakan federasi-federasi di Eropa yang mulai mencemaskan lonjakan anggaran perjalanan serta akomodasi. Aspirasi tersebut akhirnya mendapatkan titik terang setelah induk organisasi sepak bola dunia tersebut menyatakan kesediaannya untuk memenuhi tuntutan peningkatan anggaran.
Baca Juga: Kalahkan Persis Solo, Persija Terus Tebar Ancaman di Empat Sisa Laga Super League 2025/26
Rencana kenaikan subsidi dan hadiah ini dijadwalkan masuk ke dalam agenda pembahasan krusial pada pertemuan Dewan FIFA dalam waktu dekat. Persetujuan final ditargetkan tercapai sebelum pelaksanaan Kongres FIFA ke-76 yang akan diselenggarakan di Vancouver, Kanada.
Berdasarkan data yang dirilis pada Desember lalu, total dana hadiah yang awalnya disiapkan adalah sebesar 727 juta dollar AS. Dalam skema awal tersebut, sang jawara dunia diproyeksikan mengantongi 50 juta dollar AS sementara setiap peserta minimal mendapatkan 10,5 juta dollar AS.
Proses negosiasi terus berkembang secara dinamis sejak pengumuman angka awal tersebut disampaikan kepada publik akhir tahun lalu. FIFA kini lebih terbuka untuk meninjau kembali angka-angka tersebut agar lebih relevan dengan tantangan logistik di tiga negara tuan rumah.
Baca Juga: Motivasi Kuat Persebaya di Derby Jawa Timur, Dukungan Bonek dan Bonita Jadi Penyemangat
UEFA selaku payung sepak bola Eropa menjadi pihak yang paling vokal dalam menjembatani keluhan para anggotanya terkait membengkaknya pengeluaran tim. Masalah perpajakan, biaya operasional harian, hingga tiket pesawat lintas negara menjadi poin-poin utama yang diajukan dalam keberatan tersebut.
“FIFA dapat mengkonfirmasi bahwa kami sedang berdiskusi dengan asosiasi di seluruh dunia untuk meningkatkan pendapatan yang tersedia,” kata juru bicara FIFA dikutip dari Reuters.
“Ini termasuk usulan peningkatan kontribusi keuangan kepada semua tim yang lolos kualifikasi untuk Piala Dunia FIFA 2026 dan pendanaan pengembangan yang tersedia untuk semua 211 asosiasi anggota."
Baca Juga: Resmi: Tanggal Mulai dan Akhir Jendela Transfer Serie A 2026-27 Dikonfirmasi
Dalam rancangan awal, paket pendanaan yang dialokasikan FIFA untuk hajatan besar empat tahunan ini mencapai nilai 655 juta dollar AS. Mayoritas dari dana fantastis tersebut dialokasikan sebagai pembayaran berbasis performa yang didistribusikan kepada 48 negara peserta berdasarkan pencapaian mereka.
Setiap federasi yang berhasil menembus putaran final juga dipastikan tidak akan pulang dengan tangan hampa meski langsung tersingkir di fase grup. FIFA telah menyiapkan dana segar yang bisa langsung dicairkan sebagai modal awal untuk mematangkan kesiapan tim nasional masing-masing.