Namun, kesalahan fatal dari rekan setimnya di Al-Nassr dan kiper Brasil, Bento, bisa saja membuat klubnya kehilangan gelar juara.
Pemain berusia 26 tahun itu, yang masuk dalam skuad sementara Piala Dunia Brasil yang dipilih Carlo Ancelotti hari ini, berusaha menangkap umpan silang dari lemparan ke dalam.
Namun, saat bola hampir jatuh tepat ke tangannya, ia didorong oleh rekan setimnya, Iñigo Martínez, saat melompat.
Baca Juga: Era Emas Signature Shoes Kembali Mengguncang NBA dan WNBA 2026
Hal itu menyebabkan ia memasukkan bola ke gawangnya sendiri dan kebobolan gol peny equalizer di menit-menit akhir.
Ronaldo, 41, yang duduk di bangku cadangan setelah diganti pada menit ke-83, terlihat menggelengkan kepalanya sebelum kembali duduk di kursinya.
Ia kemudian berdiri dan mulai berjalan menuju terowongan sambil melambaikan tangannya dan mengangkat bahunya.
Ronaldo mengeluarkan pernyataan setelah pertandingan yang mengatakan: “Mimpi itu sudah dekat. Tetap semangat, kita tinggal selangkah lagi! Terima kasih atas dukungan luar biasa malam ini!”
Baca Juga: Man City 3 Crystal Palace 0: Bintang Cadangan Menambah Tekanan Perebutan Gelar Juara pada Arsenal
Al-Nassr masih berada di posisi terdepan untuk memenangkan liga dan hanya memiliki satu pertandingan tersisa dengan keunggulan lima poin atas Al-Hilal.
Rival utama Ronaldo ini memiliki tim bertabur bintang yang terdiri dari mantan bintang liga Eropa seperti Kalidou Koulibaly, Theo Hernández, Darwin Núñez, dan bahkan mantan pemenang Ballon d’Or, Karim Benzema.
Mereka masih bisa secara matematis mengungguli Al-Nassr untuk meraih gelar karena memiliki dua pertandingan tersisa dan enam poin yang bisa diraih.
Namun, untuk menang, Al-Nassr harus kalah di kedua pertandingan, termasuk kehilangan poin di kandang melawan Damac, yang berada di ambang degradasi.
Baca Juga: Persija Pastikan Peringkat 3, Rizky Ridho Tekankan Pentingnya Evaluasi Seluruh Elemen
Al-Hilal juga perlu memenangkan kedua pertandingan mereka dan meningkatkan selisih gol mereka setidaknya lima poin.