SportlinkNews - Penjaga gawang Aston Villa, Emiliano Martinez, mengukir kisah heroik saat membawa timnya merengkuh trofi Liga Europa musim ini. Pemain Argentina tersebut tetap nekat bermain penuh di partai puncak meski dalam kondisi menahan cedera.
Momen cedera mengerikan tersebut menimpa Martinez sesaat sebelum pertandingan final yang mempertemukan Villa dan Freiburg dimulai. Jarinya patah saat pemanasan sebelum pertandingan.
The Villans tampil sebagai juara usai menang 3-0 dalam pertandingan yang digelar di Besiktas Stadium, Istanbul, Turki, Kamis (21/5) dini hari WIB.
Baca Juga: Laga Pamungkas Super League: Persebaya Vs Persik Kediri, Tavares Minta Pemainnya Tidak Terlena
Insiden yang menimpa Martinez sempat memicu kepanikan kecil di ruang ganti menyusul peran pentingnya di bawah mistar. Ia mengungkap jarinya patah saat mengikuti pemanasan sebelum pertandingan dan sempat menepi untuk mendapat perawatan dari tim medis.
Demi bisa tampil membela panji The Villans, El Dibu memilih jalan pintas berupa penanganan darurat dari tim dokter. Jarinya kemudian diperban sebelum Martinez kembali ke lapangan untuk kick-off.
Keputusan Martinez untuk memaksakan diri tampil ternyata mendapat bantuan dari dominasi permainan yang ditunjukkan oleh rekan-rekan setimnya di lapangan. Sepanjang pertandingan, Villa yang mengungguli Freiburg membuat Martinez tidak banyak mendapat ancaman.
Baca Juga: Pengakuan Terbuka Erling Haaland Atas Keberhasilan Arsenal Mengunci Gelar Juara
Barisan pertahanan klub asal Birmingham yang tampil disiplin sukses meredam agresivitas serangan tim perwakilan Bundesliga Jerman tersebut. Ia tercatat hanya melakukan dua penyelamatan.
"Hari ini jari saya patah saat pemanasan dan bagi saya, setiap hal buruk yang terjadi membawa sesuatu yang bagus. Saya sudah melakukan ini di sepanjang hidup saya dan saya akan terus melakukannya," kata Martinez seperti dilansir BBC.
"Apakah saya harusnya khawatir? Well, jari saya belum pernah patah sebelumnya. Setiap kali saya menangkap bola, jarinya geser ke arah lain. Tapi hal-hal seperti ini yang harus Anda lewati, dan saya bangga membela Aston Villa," Martinez menambahkan.
Baca Juga: Igor Tolic Minta Semua Pemain Persib Fokus dan Waspada Menghadapi Persijap Jepara
Rasa sakit yang mendera bagian tangannya seolah sirna begitu saja begitu peluit panjang tanda berakhirnya babak kedua ditiup oleh wasit. Jari yang patah juga tidak menghentikan Martinez untuk melakukan selebrasi bersama timnya.
Suasana emosional yang meluap-luap membuat mantan penjaga gawang Arsenal tersebut melakukan aksi spontan kepada sang juru taktik di pinggir lapangan. Usai pertandingan, ia terlihat menggendong manajer Villa Unai Emery.