SportlinkNews - Kondisi Lionel Messi, kini tengah memicu kekhawatiran besar di kalangan pencinta sepak bola dunia. Megabintang Argentina tersebut diduga mengalami cedera jelang Piala Dunia 2026 tinggal menyisakan waktu kurang dari sebulan lagi.
Isu ini merebak usai Messi memperkuat klubnya, Inter Miami, dalam lanjutan Major League Soccer (MLS) pada Senin (25/5) pagi WIB. Dalam tersebut ia menyumbang dua asis saat timnya mengalahkan Philadelphia Union 6-4.
Namun, Messi hanya bermain selama 73 menit sebelum digantikan Marco Silvetti. Keputusan tim pelatih untuk menarik eks Barcelona tersebut langsung memicu tanda tanya besar dari para penonton.
Baca Juga: Hull City Melenggang ke Liga Primer Menyusul Coventry City dan Ipswich Town
Kabarnya, Messi merasakan rasa tidak nyaman di otot hamstring. Tim medis Inter Miami dilaporkan langsung melakukan pemeriksaan awal guna mengetahui tingkat keparahan gangguan otot yang dialaminya.
"Sejauh yang saya tahu, kami belum mendapatkan laporan terkait kondisinya, tapi dia benar-benar kelelahan," ujar pelatih Inter Miami Guillermo Hoyos dkutip dari ESPN.
Faktor jadwal kompetisi yang padat serta intensitas pertandingan yang tinggi dinilai menjadi pemicu utama menurunnya kondisi fisik Messi. "Ya, itu terkait kelelahan. Dia capek, medan pertempurannya berat, dan daripada ragu, Anda selalu berkata untuk tidak mengambil risiko," ucapnya.
Baca Juga: Raymond/Joaquin Batal Tampil, Kekuatan Ganda Putra Indonesia Berkurang di Singapore Open
Langkah preventif yang diambil oleh tim pelatih dengan menarik keluar sang pemain dinilai sebagai keputusan paling rasional demi menghindari risiko yang lebih fatal. Kebijakan tersebut sengaja diterapkan mengingat Messi memiliki peran yang teramat krusial, baik untuk target domestik klub maupun agenda besar di level internasional.
Kini, laporan medis terbaru mengenai kondisi fisik pemilik delapan gelar Ballon d'Or tersebut tengah dinantikan dengan penuh kecemasan oleh banyak pihak. Publik khusus Timnas Argentina menanti kabar kondisi Messi.
Kehilangan Messi akan menjadi pukulan telak untuk Argentina. Mengingat, ia merupakan sosok pemimpin dan tenaganya sangat dibutuhkan Tim Tango di Piala Dunia 2026.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)