Karier internasionalnya justru diprediksi akan semakin melesat setelah ia secara resmi ditunjuk memimpin laga Piala Super UEFA 2026 antara Paris Saint-Germain melawan Aston Villa di Salzburg Agustus mendatang. Jam terbang tingginya juga terbukti lewat kesuksesan memimpin laga leg kedua final Liga Champions Afrika yang mempertemukan Pyramids FC dan Mamelodi Sundowns.
Pengalaman pahit ditolak masuk ke wilayah Amerika Serikat dipastikan tidak memadamkan motivasi Artan untuk terus merajut mimpi besarnya. Sambil menatap masa depan, ia kini mengalihkan fokus dan memasang target baru untuk bisa menembus jajaran ofisial Piala Dunia edisi 2030 mendatang.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)