internasional

Redam Euforia Kemenangan 7-1, Joshua Kimmich Minta Publik Tidak Berlebihan Nilai Jerman

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21 WIB
Skuad Jerman saat lawan lawan Curacao. (AFP)

SportlinkNews - Kapten tim nasional Jerman, Joshua Kimmich, memilih untuk meredam ekspektasi berlebihan publik pascakemenangan besar yang diraih atas Curacao. Ia menegaskan kualitas sesungguhnya dari timnya baru bisa dinilai setelah mereka menyelesaikan seluruh laga fase grup.

Kemenangan telak dengan skor mencolok 7-1 tersebut langsung menempatkan Jerman ke dalam jajaran tim yang paling diperhitungkan dalam bursa calon juara Piala Dunia 2026. Antusiasme tinggi masyarakat tersebut dinilai sangat wajar mengingat turnamen edisi kali ini merupakan panggung penebusan dosa bagi Die Mannschaft.

Jerman sempat mencatatkan tinta hitam akibat hancur lebur dan kandas di fase penyisihan grup dalam dua edisi Piala Dunia berturut-turut. Oleh karena itu, start impresif pada laga perdana dianggap sebagai sinyal kebangkitan pasukan Julian Nagelsmann tersebut.

Baca Juga: Haaland Bersinar di Debut Piala Dunia, Norwegia Hajar Irak 4-1

Namun, skuad Jerman tidak bisa bersantai karena sudah dijadwalkan meladeni tantangan dari Pantai Gading pada 20 Juni mendatang. Ujian berat di fase grup kemudian akan ditutup lewat pertandingan terakhir kontra Ekuador yang dijadwalkan bergulir lima hari kemudian.

Kedua tim calon lawan tersebut di atas kertas dinilai memiliki kolektivitas permainan serta kedalaman skuad yang jauh lebih oke jika dibandingkan dengan Curacao. Tolok ukur kekuatan sejati dari Jerman diyakini akan benar-benar teruji setelah melewati dua adangan berat tersebut.

"Itu adalah pertandingan yang sudah diduga bahwa kami akan memenanginya, tapi cara kemenangan itu diraih dengan sangat dominan. Namun, kami merasa bahwa menang dengan skor sebesar itu tidak terduga (di turnamen ini)," kata Kimmich dilansir dari Reuters.

Baca Juga: Terungkap Selebrasi Baru Mbappe Usai Merobek Gawang Senegal

Kimmich sangat menghargai kerja keras rekan-rekannya yang tampil menekan sejak menit awal pertandingan sehingga mampu mengunci kemenangan dengan margin gol yang sangat besar. Kendati demikian, ia mengingatkan atmosfer pertandingan berikutnya dipastikan menyajikan tekanan yang jauh berbeda.

"Kedua tim (Pantai Gading dan Ekuador) secara fisik sangat kuat dan mereka bisa mengatasi semua kondisi dengan baik. Kami toh memainkan pertandingan pertama dengan lawan, yang pastinya bukan kelas dunia. Sekarang, datanglah tantangan-tantangan di mana kami bisa melihat posisi kami," ucapnya.

Pemain Bayern Munchen tersebut juga menyoroti beberapa celah krusial di lini belakang yang wajib segera dibenahi oleh tim kepelatihan. Ia menilai pertahanan Jerman masih kerap kehilangan konsentrasi sehingga memberikan ruang bagi pemain lawan untuk mencuri gol.

Baca Juga: Messi Secara Resmi Memegang Rekor Piala Dunia, 16 Jam Lebih Cepat dari Ronaldo

"Kami memang punya kualitas yang hebat untuk melukai lawan. Kami mesti memperbaiki stabilitas, mengurangi jumlah kebobolan, sekalipun melawan tim-tim kecil," ujarnya.

Evaluasi ketat tersebut dinilai menjadi kunci utama jika Jerman memiliki ambisi besar untuk melangkah jauh hingga ke babak gugur dan menghadapi tim-tim raksasa. Kimmich berharap para pengamat sepak bola dunia tidak terburu-buru memberikan status tim favorit juara kepada skuad Jerman saat ini.

Halaman:

Tags

Terkini

Hat-Trick Menakjubkan Messi Hancurkan Aljazair

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:32 WIB