- Catatan
M. Nigara
Wartawan Sepakbola Senior
SportlinkNews - Sama-sama mengantongi tiga poin dari laga pembuka, Meksiko akan berhadapan dengan Korea Selatan, Jumat (19/6/26) jam 08.00 WIB di Stadion Guadalajara, Meksiko.
Meksiko menumbangkan Afrika Selatan 2-0 dan Korsel menang 2-1 atas Republik Ceko pada pertandingan pertama Grup A.
Pemenang laga akan memimpin grup A dan dipastikan lolos ke babak 32 besar. Sementara yang kalah masih memiliki peluang dalam laga terakhir. Ceko dan Afsel masih sama memiliki peluang untuk melangkah ke babak berikutnya dengan catatan laga itu boleh draw.
Baca Juga: Pedro Acosta Ungkap Alasan Marc Marquez Sah Jadi Pembalap Terhebat dalam Sejarah MotoGP
Pasar taruhan menempatkan Meksiko unggul tipis antara 48-50 persen. Korsel sendiri hanya 20-24% untuk menang, dan draw antara 24-29%. Catatan dari 6 kali pertemuan, Meksiko 4 kali menang dan 1 kalah serta 1 draw.
Tahun 1998, di Piala Dunia Prancis, Meksiko menang telak 3-1 atas Korsel di Stadion Gerland, Lyon, dalam persaingan Grup E. Mesiko lolos ke babak 16 besar sebagai runner-up bersama Belanda. Dan Korsel menempati juru kunci.
Laga terakhir, persahabatan di 2025, keduanya berbagi angka sama 2-2. Kemenangan Mesiko lainnya, Piala Dunia 2018, di grup F, 2-1, empat tahun sebelumnya Korsel digilas 0-4.
Baca Juga: Messi Secara Resmi Memegang Rekor Piala Dunia, 16 Jam Lebih Cepat dari Ronaldo
Lalu Meksiko menang 4-0 lewat adu penalti di event Concacaf 2002. Satu- satunya kemengan Korsel atas Meksiko terjadi friendly match 2006, 0-1.
Cesar Montes, absen
Di atas kertas, pertarungan ini akan berlangsung sengit. Meksiko diuntungkan karena bermain di rumah sendiri. Apalagi sudah 40 tahun tidak bermain di Guadalajara, El Tri sudah amat dirindukan oleh para pendukungnya di sana.
Jadi, meski Cesar Montez absen karena diganjar kartu merah di laga pembuka, arsitek Mekiko, Javier Aguirre, pasti sudah punya penggantinya untuk menutup gerakan lawan di daerah pertahanan.
Baca Juga: Piala Dunia 2026 Turnamen Aneh Bergaya Amerika, Banyak Penundaan Pertandingan
Selain itu, Aguirre juga membuat timnya melakukan High-energy, pressing tinggi, dan bisa bermain sangat cepat.
Trio gelandang Lira-Gutierrez-Fidalgo menjadi kunci penyaluran serangan dan bisa pula sekonyong-konyong turun memperkuat pertahanan.