internasional

Srikandi Merdeka Cup Lengkapi Trilogi Pembinaan Sepak Bola Putri

Sabtu, 27 Juni 2026 | 23:19 WIB
Laga Milklife Soccer Challenge (MLSC) All Stars di Kudus, antara All Stars Kudus vs All Stars Surabaya, di Super Soccer Arena, Kudus, Sabtu, 27 Juni 2026.

SportlinkNews - Guna menjaga kesinambungan perkembangan pemain sepak bola putri hingga memasuki usia produktif, Bakti Olahraga Djarum Foundation kembali akan menggelar turnamen level atas Srikandi Merdeka Cup untuk jenjang pembinaan puncak di level timnas. 

Turnamen ini menjadi bagian dari penyelenggaraan trilogi pembinaan sepak bola putri, setelah MilkLife Soccer Challenge untuk jenjang usia dini (10-12 tahun) dan HydroPlus Soccer League untuk tingkat usia muda (15-18 tahun). 

Srikandi Merdeka Cup ini merupakan turnamen internasional usia U-16 yang akan diikuti oleh 7 negara Asia.

Baca Juga: Final IBL 2026 Berakhir di Gim 5, Format Baru Dinilai Tingkatkan Daya Saing

Turnamen ini rencananya akan digelar pada 14-23 Agustus mendatang sebagai puncak dari trilogi pembinaan sepak bola putri, di Super Soccer Arena, Kudus.

Tim yang akan berpartisipasi yakni Indonesia sebagai tuan rumah, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Yordania, dan Arab Saudi.

Pelatih Timnas Putri Indonesia U-15 Timo Scheunemann, Sabtu, 27 Juni 2026 di Kudus, mengatakan bahwa spesial untuk Indonesia, pihaknya akan menurunkan dua tim. 

Baca Juga: Libas Macau China, Indonesia Pastikan Tiket Perempat Final Kejuaraan Asia Junior 2026

"Para pemain yang akan mengisi tim ini akan diambil berdasarkan talent scouting yang telah dilakukannya bersama coach Jacksen (F. Tiago) di MLSC dan HydroPlus Soccer, serta tim lainnya akan diisi oleh para pemain Timnas Putri Indonesia U-16 saat ini," ucapnya. 

Selain dirinya, menurut Timo, satu tim lainnya akan dilatih oleh Takumi Taniguchi yang merupakan Asisten Pelatih Timnas Putri senior. Nantinya, turnamen ini akan menjadi ajang scouting Garuda Pertiwi Muda untuk kualifikasi Piala Asia Wanita U-17 2026.
  
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin, mengatakan penyelenggaraan turnamen level atas pada tahun ketiga MilkLife Soccer Challenge (MLSC) dan tahun kedua HydroPlus Soccer didorong oleh perkembangan ekosistem sepak bola putri yang semakin baik.

Baca Juga: Jepang Tantang Brasil, Hajime Moriyasu Tegaskan Tidak Gentar

Karena itu, melalui trilogi pembinaan sepak bola putri, Bakti Olahraga Djarum Foundation menilai saat ini merupakan waktu yang tepat untuk menghadirkan kompetisi di level yang lebih tinggi.

"Bahkan ini mengejutkan kami, karena lebih cepat ekosistem sepak bola putri ini terbangun," kata Yoppy.

"Komitmen program trilogi pembinaan ini akan terus kami jalankan hingga 30 tahun ke depan, di mana target utamanya adalah meloloskan Indonesia ke Piala Dunia Putri di 2034. Sesuai dengan mimpi awal kami," tegasnya. 

Tags

Terkini