SportlinkNews - Tim nasional Mesir diliputi kekhawatiran besar setelah megabintang mereka, Mohamed Salah, terpaksa ditarik keluar akibat menderita cedera pada laga pemungkas fase grup. Penyerang sayap berumur 34 tahun tersebut mengalami masalah fisik saat The Pharaohs ditahan imbang 1-1 oleh Iran di Seattle, Amerika Serikat, Sabtu (27/6) pagi WIB.
Masalah otot tersebut memaksa Salah menyudahi pertandingan lebih cepat dan digantikan pada menit ke-57. Sesaat setelah berada di bangku cadangan, tim medis langsung bergerak cepat memberikan penanganan darurat berupa balutan kompres es pada bagian otot hamstring kaki sang kapten.
Kendati harus menahan rasa sakit dengan balutan es di tubuhnya, mantan ikon Liverpool tersebut tetap memperlihatkan jiwa kepemimpinan yang tinggi. Salah terus berdiri di area teknis guna memberikan suntikan moral dan membakar semangat juang rekan-rekan setimnya yang tengah berjuang di atas lapangan hijau.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan dan Siaran Langsung Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
"Dia masih diperiksa oleh tim medis. Kami sedang menunggu laporan mengenai kondisi Salah," ujar pelatih Mesir, Hossam Hassan, memberikan keterangan pascalaga seperti dikutip dari Daily Mail.
Hassan menjelaskan pemeriksaan mendalam akan segera dilakukan oleh tim dokter sesampainya rombongan skuad Mesir di hotel tempat menginap. Ia juga mengungkapkan hasil obrolan singkatnya dengan Salah yang mengaku cukup optimistis mengenai kondisi kebugarannya.
“Kami akan melihat perkembangannya saat kembali ke hotel dan menjalani pemeriksaan lanjutan. Saya sudah berbicara dengan Salah dan dia bilang kondisinya akan baik-baik saja serta cederanya tidak parah," ucapnya.
Baca Juga: Daftar Tim yang Lolos ke Babak 32 Besar Piala Dunia 2026
Arsitek taktik berusia 59 tahun itu sangat berharap pilar utamanya tersebut tidak perlu absen lama dan bisa kembali merumput pada laga krusial berikutnya. Kabar baik mengenai kondisi psikologis Salah yang tetap tenang diharapkan menjadi sinyal positif bagi kedalaman lini serang skuad Mesir.
“Kami masih memiliki waktu untuk berdiskusi dengan staf medis. Menurut saya dia akan kembali bermain, dan saat saya bicara dengannya, dia meyakinkan saya bahwa dia akan baik-baik saja," tuturnya.
Kendati demikian, keputusan Salah untuk meminta pergantian pemain secara mandiri tetap mengindikasikan adanya alarm bahaya pada kondisi fisiknya. Hasan menegaskan tidak akan mengambil risiko sekecil apa pun sebelum hasil pemindaian medis resmi keluar secara tertulis.
“Dia sendiri yang meminta untuk keluar. Jika seorang pemain meminta diganti, itu berarti dia merasakan ada sesuatu yang tidak beres. Kami akan memastikan apa masalahnya. Kami akan melakukan pemeriksaan terhadapnya,” ungkapnya.
Insiden menyakitkan ini sekaligus memutus catatan impresif Salah yang selalu berhasil mencetak gol ataupun asis dalam empat laga Piala Dunia sebelumnya. Riwayat medis menunjukkan titik cedera kali ini merupakan lokasi yang sama persis dengan cedera hamstring yang didapatkannya saat membela Liverpool akhir April lalu.