internasional

Pelatih Troussier: Jepang Punya Modal Pulangkan Brasil dari Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 16:32 WIB
Philippe Troussier salut dengan semangat timnas Jepang yang akan menghadapi Brasil.

SportlinkNews - Philippe Troussier percaya tim nasional Jepang memiliki potensi untuk membuat kejutan melawan Brasil di Piala Dunia 2026.

Namun, menurut ahli strategi asal Prancis itu, memenangkan kejuaraan masih terlalu dini untuk dicapai.

Dalam sebuah wawancara dengan AFP, ahli strategi berusia 71 tahun itu menyatakan bahwa bukan tidak mungkin bagi Jepang untuk mengalahkan Brasil.

Baca Juga: Sepak Bola Korea Selatan dan Gempa Bumi Piala Dunia 2026

"Dalam sebuah pertandingan, apa pun bisa terjadi. Jepang sangat percaya diri. Mereka memiliki bakat, telah membuat kemajuan taktis yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir, dan memiliki banyak pemain berpengalaman yang bermain untuk klub-klub top Eropa," kata Philippe Troussier.

"Brasil, tentu saja, masih menjadi pesaing kuat dengan pemain-pemain hebat, tetapi mereka juga memiliki kelemahan yang dapat dieksploitasi Jepang,” analisis Troussier.

Tim nasional Jepang baru-baru ini menunjukkan performa yang mengesankan, bermain imbang dengan Belanda dan Swedia, dan menang telak melawan Tunisia 4-0 untuk melaju ke Babak 16 Besar sebagai runner-up Grup F.

Baca Juga: Statistik Menakjubkan dari Babak Penyisihan Grup Piala Dunia 2026

Lawan mereka adalah Brasil. Perlu dicatat, pada Oktober 2025, Jepang bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Brasil 3-2 dalam pertandingan persahabatan meskipun tertinggal 2 gol.

Menurut Pelatih Troussier, pencapaian saat ini adalah penghargaan yang pantas atas perkembangan sepak bola Jepang yang berkelanjutan selama lebih dari dua dekade.

Strategis ini memimpin tim nasional Jepang di Piala Dunia 2002, sebuah turnamen di mana mereka melaju melewati babak grup untuk pertama kalinya di kandang sendiri.

Baca Juga: Prediksi Brasil vs Jepang: Selecao Belum Bisa Pastikan Pemain Bintang Ini

Pada saat itu, J.League baru berdiri kurang dari 10 tahun, dan sebagian besar pemain masih bermain di liga domestik.

Dari fondasi tersebut, sepak bola Jepang telah mengalami transformasi dramatis. Saat ini, hampir seluruh skuad di bawah pelatih Hajime Moriyasu bermain di Eropa, dari Inggris dan Jerman hingga Spanyol.

Halaman:

Tags

Terkini