internasional

FIFA Tegaskan Tanggapi Serius Kasus Dugaan Pemerkosaan Kapten Tanjung Verde

Senin, 29 Juni 2026 | 20:25 WIB
Kalender FIFA banyak diprotes operator liga. (FIFA)

SportlinkNews - FIFA akhirnya memberikan respons terkait isu hukum berat yang saat ini tengah menjerat kapten tim nasional Tanjung Verde, Ryan Mendes. Otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut menegaskan komitmennya untuk mengawal ketat segala bentuk laporan pelanggaran yang masuk ke dalam sistem mereka.

Kasus yang menghebohkan panggung sepak bola internasional ini pertama kali mencuat ke publik melalui laporan investigasi mendalam dari media asal Brasil, O Globo. Dalam pemberitaan tersebut, Mendes dituding telah melakukan tindakan kekerasan seksual berupa pemerkosaan sebelum berangkat menuju Piala Dunia 2026.

Berdasarkan kronologi kejadian yang dirilis, aksi kriminal tersebut diduga kuat terjadi saat Mendes membela negaranya dalam ajang FIFA Series di Selandia Baru pada Maret lalu. Sosok yang menjadi korban dalam insiden kelam di area hotel tersebut diketahui merupakan seorang perempuan berprofesi sebagai penerjemah asal Brasil.

Baca Juga: Sepak Bola Korea Selatan dan Gempa Bumi Piala Dunia 2026

Pihak korban membeberkan bahwa dirinya tidak hanya mengalami pelecehan seksual melainkan juga sempat mendapatkan tindakan kekerasan fisik dari pelaku. Sebelum memutuskan untuk membawa kasus ini ke ranah hukum kepolisian, korban mengaku telah lebih dahulu melaporkan kejadian tersebut ke Federasi Sepak Bola Tanjung Verde.

Proses hukum kini terus berjalan dan Mendes dipastikan berada di bawah pengawasan ketat serta penyelidikan mendalam oleh Kepolisian Selandia Baru. Kendati status hukumnya sedang bermasalah, ia terpantau tetap diizinkan merumput di Piala Dunia 2026.

Situasi kontroversial mengenai status bermain Mendes di tengah pusaran kasus pemerkosaan membuat publik mendesak agar pihak FIFA segera mengambil tindakan konkret. Melansir laporan dari Independent, perwakilan resmi organisasi yang bermarkas di Zurich tersebut menyatakan pihaknya saat ini masih membatasi komentar publik.

Baca Juga: Statistik Menakjubkan dari Babak Penyisihan Grup Piala Dunia 2026

"FIFA menanggapi setiap tuduhan pelanggaran dengan sangat serius, dan telah memiliki prosedur yang jelas bagi siapa pun di dunia sepakbola yang ingin melaporkan suatu insiden," katanya.

Terlepas dari isu miring yang sedang dihadapinya, Mendes sejatinya memegang peran yang teramat krusial bagi sejarah sepak bola di negaranya. Pemain kawakan tersebut tercatat sebagai pemegang rekor penampilan terbanyak dengan 101 laga sekaligus menyandang status pencetak gol terbanyak sepanjang masa bagi Tanjung Verde lewat torehan 22 gol.

Ketajaman dan kepemimpinan pemain berusia 36 tahun itu kembali terbukti nyata sepanjang bergulirnya babak penyisihan grup Piala Dunia 2026. Mendes tercatat selalu tampil penuh selama 90 menit saat timnya bersua dengan lawan-lawan tangguh seperti Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi.

Baca Juga: Prediksi Brasil vs Jepang: Selecao Belum Bisa Pastikan Pemain Bintang Ini

Kontribusi konsisten dari Mendes di atas lapangan hijau pada akhirnya sukses membawa skuad Hiu Biru menciptakan kejutan besar. Tanjung Verde secara dramatis dipastikan mengunci satu tiket berharga untuk melaju ke babak gugur turnamen.

Tanjung Verde dijadwalkan menantang sang juara bertahan, Argentina, pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Sabtu (4/7). Pertandingan tersebut diprediksi menjadi ujian sesungguhnya bagi ketahanan mental dan fisik organisasi tim secara keseluruhan.

Halaman:

Tags

Terkini