"Mereka sangat disiplin. Mereka punya senjata sendiri. Mereka sangat intens. Dan mereka menghantam kami. Kami saling bertukar 'pukulan'. Tapi ini sudah diperkirakan. Kami memang memperkirakan bakal menderita. Kami menderita. Tapi ini adalah kemenangan penting," ujarnya.
Kemenangan susah payah ini membawa Argentina tetap menjaga asa untuk mempertahankan gelar juara dunia di tanah Amerika. Sementara bagi Tanjung Verde, kekalahan terhormat ini sekaligus menyudahi dongeng indah mereka pada turnamen sepak bola terakbar tersebut.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)