Tidak lama kemudian, pemain pengganti Romelu Lukaku memastikan kemenangan lewat gol pada masa injury time. Skor 4-1 untuk kemenangan Belgia.
Terlepas dari cara mereka tersingkir, skuat Amerika Serikat yakin telah menanamkan optimisme dan menjadi fondasi bagi kemajuan di masa depan setelah berhasil mencapai Babak 16 Besar.
"Mudah-mudahan ini baru awal dari perjalanan tim dan federasi ini ke depan," kata bek Chris Richards.
Baca Juga: Roberto Martinez Mundur dari Timnas Portugal, Penggantinya Mantan Bos Ronaldo
"Saya rasa setidaknya mencapai perempat final harus menjadi standar bagi kami. Semoga kami sudah meletakkan fondasi untuk masa depan."
"Kami sudah memberikan yang terbaik. Saya harap orang-orang bisa melihat itu, percaya kepada kami, dan tahu bahwa kami masih memiliki potensi untuk meraih lebih banyak daripada yang ingin kami capai kali ini," ujar Pulisic.
Perpisahan dengan Piala Dunia juga menjadi momen pahit bagi gelandang serang Gio Reyna, yang masuk sebagai pemain pengganti pada awal babak kedua. "Hari ini adalah salah satu hari ketika semuanya tidak berjalan sesuai harapan," katanya.
Baca Juga: FIFA Kehilangan Sikap Adil
"Kami tidak memainkan pertandingan terbaik dan saya rasa ada beberapa momen yang seharusnya bisa kami tangani dengan lebih baik. Hari ini mereka memang tim yang lebih baik," ujarnya.
"Kami semua benar-benar menikmati kebersamaan selama turnamen ini. Ini menjadi salah satu pengalaman terbaik yang pernah saya rasakan sepanjang karier saya sebagai pemain," ucap Reyna.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)