"Ini benar-benar hal yang memalukan dari sang manajer, hanya demi menuruti keinginan pemain bintangnya, pemain paling bergelimang gelar yang pernah dimiliki Portugal, tetapi Anda harus bisa lebih tegas dari itu. Portugal tersingkir karena Roberto Martinez," Sutton menambahkan.
Kekalahan menyakitkan ini sekaligus memperpanjang catatan kelam Martinez dalam meramu strategi tim bertabur bintang di turnamen mayor sepak bola. Evaluasi total kini membayangi masa depan kursi kepelatihan Portugal setelah kegagalan memenuhi ekspektasi tinggi para pendukungnya.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)