internasional

Lionel Messi Tak Pernah Rela Alami Kekalahan

Rabu, 8 Juli 2026 | 22:16 WIB
Lionel Messi (Argentina) merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 antara Argentina dan Mesir di Stadion Atlanta, Atlanta, Georgia, AS, pada 7 Juli 2026

SportlinkNews - Ketangguhan mentalitas kapten tim nasional Argentina, Lionel Messi, menjadi kunci utama di balik kelolosan dramatis negaranya ke babak perempat final Piala Dunia 2026. Sempat membuang peluang lewat titik putih, pemain bernomor punggung 10 itu menolak menyerah dan justru menjadi dirigen kebangkitan timnya.

Ujian berat mendatangi Argentina kala bersua tim kejutan Mesir pada babak 16 besar yang berlangsung di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, Selasa (7/7) malam WIB. Skuad La Albiceleste dikejutkan oleh gol cepat Yasser Ibrahim, yang merobek jala gawang Emiliano Martinez pada menit ke-15.

Hanya berselang empat menit, harapan sempat membubung tinggi ketika sang juara bertahan dihadiahi penalti oleh wasit akibat pelanggaran di kotak terlarang. Messi yang maju sebagai algojo utama justru gagal menunaikan tugasnya setelah sepakannya dimentahkan oleh kiper Mostafa Shobeir.

Baca Juga: Piala Dunia 2026: Scaloni Menangis Usai Argentina Lolos Dramatis, Mesir Protes Wasit

Shobeir, tampil gemilang dengan membaca arah bola penalti Messi yang mengarah ke sudut kanan gawang. Kegagalan emas tersebut sempat meruntuhkan moral bertanding para pemain Argentina yang sedang memburu gol penyeimbang.

Alih-alih menyamakan kedudukan lewat gempuran bertubi-tubi, lini pertahanan Argentina kembali kecolongan pada pertengahan babak kedua. Penyerang Mesir, Mostafa Ziko, sukses menggandakan keunggulan timnya menjadi 2-0 lewat skema serangan balik cepat pada menit ke-67.

Sebenarnya, gawang Argentina sempat bergetar lebih awal pada menit ke-59 lewat aksi Ziko, tetapi gol tersebut dianulir oleh wasit setelah peninjauan VAR. Meski demikian, margin dua gol yang tercipta kemudian menempatkan sang juara bertahan di ujung tanduk.

Baca Juga: Lionel Messi Peluk dan Puji Ketangguhan Kiper Tanjung Verde Vozinha

Dalam situasi krusial, Tim Tango memperlihatkan ketenangan luar biasa dengan tidak larut dalam kepanikan di sisa waktu pertandingan. Alur serangan mulai ditata kembali dari kaki ke kaki dengan intensitas serta urgensi yang terus ditingkatkan secara agresif.

Messi mengambil tanggung jawab penuh sebagai penggerak permainan dengan lebih aktif meminta suplai bola dari lini tengah timnya. Visi bermainnya terbukti ampuh setelah umpan lambung akuratnya sukses ditanduk Cristian Romero menjadi gol pada menit ke-79.

Gol pembuka asa tersebut membakar kembali spirit bertanding Argentina yang langsung mengurung total area pertahanan Mesir. Momentum kebangkitan kian nyata setelah papan skor berubah menjadi imbang 2-2 hanya dalam tempo empat menit pascagol pertama.

Baca Juga: Pesan Menyentuh Michael Carrick kepada Seluruh Elemen Manchester United

Messi mencatatkan namanya di papan skor setelah menyambar umpan matang kiriman Gonzalo Montiel di dalam kotak penalti. Gol penyama kedudukan tersebut seketika meruntuhkan konfiden bermain para penggawa Mesir yang mulai kelelahan.

Puncak drama laga sengit ini akhirnya terjadi pada masa injury time tepatnya memasuki menit ke-92. Sebuah skema transisi cepat diselesaikan secara sempurna lewat sundulan Enzo Fernandez yang memanfaatkan umpan lambung Lautaro Martinez.

Halaman:

Tags

Terkini

Lionel Messi Tak Pernah Rela Alami Kekalahan

Rabu, 8 Juli 2026 | 22:16 WIB

Inggris vs Norwegia Terancam Badai Petir

Rabu, 8 Juli 2026 | 10:25 WIB