internasional

Dua Kali Gagal, Lionel Messi Masih Eksekutor Utama Penalti Argentina

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:42 WIB
Lionel Messi (Argentina) merayakan gol kedua timnya dalam pertandingan babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 antara Argentina dan Mesir di Stadion Atlanta, Atlanta, Georgia, AS, pada 7 Juli 2026

SportlinkNews - Pelatih tim nasional Argentina Lionel Scaloni menegaskan mengenai urutan eksekutor tendangan penalti utama sama sekali tidak mengalami perubahan. Berdasarkan keputusan juru taktik berusia 48 tahun tersebut, Lionel Messi dipastikan tetap mengemban tanggung jawab utama di titik putih.

Keputusan tersebut hanya akan berubah apabila Messi secara sukarela menyerahkan mandat kepada pemain lain. Namun, bila hal tersebut tidak terjadi maka mantan pemain Barcelona itu yang menjadi algojo utama sepakan 12 pas Argentina.

"Pertama-tama, Leo (Lionel Messi) akan mengambil penalti jika dia mau. Kami memiliki pemain lain yang mampu mengambilnya, tetapi jika dia ingin mengambilnya, dia akan mengambilnya," kata Scaloni.

Baca Juga: Cerita Jurgen Klopp Membujuk Kylian Mbappe untuk Bergabung ke Liverpool

Argentina bakal melawan Swiss dalam perebutan tiket semifinal Piala Dunia 2026. Duel tersebut dilangsungkan di Kansas City Stadium, Minggu (12/7) pagi WIB.

Menjelang laga hidup mati ini, sorotan publik sepak bola global memang tertuju pada penurunan efektivitas konversi penalti Messi. Ia tercatat sudah dua kali gagal memaksimalkan hadiah penalti menjadi gol bagi Argentina.

Kegagalan paling anyar terjadi pada babak 16 besar lalu ketika juara bertahan ini berhadapan dengan perwakilan Afrika, Mesir. Sementara itu, kegagalan penalti pertama sang kapten di tanah Amerika Serikat terjadi saat bersua Austria pada fase penyisihan grup.

Baca Juga: Harry Kane Puji Erling Haaland: Kemampuannya Mencetak Gol Berada di Level Tertinggi

Beruntung bagi Argentina, sepasang kegagalan eksekusi penalti Messi sama sekali tidak menghentikan laju positif tim hingga menapak ke perempat final. Kendati demikian, performa pemain Inter Miami tersebut dari titik putih belakangan ini memang menunjukkan tren yang kurang meyakinkan bagi pemain sekelas dirinya.

Jika ditarik mundur sejak bergulirnya Piala Dunia 2022 silam, bintang berusia 39 tahun itu tercatat melepaskan tujuh tembakan penalti untuk Argentina. Namun, statistik menunjukkan hanya empat dari tujuh kesempatan emas tersebut yang berhasil dikonversi secara sempurna menjadi gol oleh Messi.

Menanggapi rapor merah tersebut, Scaloni memilih pasang badan dan menolak memperdebatkan posisi penembak penalti utama di hadapan awak media. Ia menilai reputasi serta kontribusi besar memberikan Messi hak prerogatif untuk menentukan nasibnya sendiri di lapangan.

Baca Juga: Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026 Lamine Yamal Lakukan Psywar ke Kubu Prancis

Selain hak penalti, Scaloni juga memberikan kebebasan taktis bagi Messi untuk bergerak mencari ruang kosong seperti yang diperlihatkan saat membekuk Mesir 3-2. "Sejujurnya, akhir-akhir ini dia biasanya bermain lebih di tengah."

"Tetapi seluruh tim kami, dan terutama mga pemain yang bergerak di sekitarnya, bermain dalam hubungannya dengan dia. Itu normal."

Halaman:

Tags

Terkini