SportlinkNews - Thibaut Courtois memberikan pembelaan dan dukungan moral penuh kepada kiper pelapis Senne Lammens. Penjaga gawang senior Belgia tersebut menegaskan rekannya itu sama sekali tidak pantas dijadikan kambing hitam atas lahirnya gol kemenangan dramatis Spanyol.
Kegagalan Belgia menembus babak semifinal Piala Dunia 2026 memicu kesedihan mendalam di dalam internal ruang ganti pemain. Pertandingan hidup mati kontra Spanyol diselenggarakan di Los Angeles Stadium pada Sabtu (11/7) dini hari WIB.
Spanyol menang tipis dengan skor 2-1 yang sekaligus menghentikan langkah impresif Belgia. Jalannya laga krusial ini sebenarnya sempat berimbang sebelum petaka cedera Courtois.
Baca Juga: Cerita Jurgen Klopp Membujuk Kylian Mbappe untuk Bergabung ke Liverpool
Courtois yang turun sejak menit pertama sebagai pilihan utama di bawah mistar gawang dipaksa menyudahi pertandingan lebih awal akibat cedera. Mantan kiper Atletico Madrid tersebut ditarik keluar pada menit ke-71 dan posisinya langsung digantikan oleh Lammens.
Sorotan tajam dari publik langsung tertuju pada performa Lammens dalam proses terjadinya gol penentu kemenangan Spanyol pada menit ke-88. Ia dinilai melakukan blunder karena gagal mengantisipasi dengan sempurna datangnya bola hasil sepakan Pau Cubarsi.
Bola liar yang terlepas dari pelukan Lammens tersebut langsung disambar oleh Mikel Merino untuk dikonversi menjadi gol penentu kelolosan La Furia Roja. Merespons gelombang kritik yang mengarah pada kompatriot itu, Courtois langsung pasang badan guna meredam tekanan.
Baca Juga: Harry Kane Puji Erling Haaland: Kemampuannya Mencetak Gol Berada di Level Tertinggi
"Sayang sekali Senne tidak bisa menangkap bolanya, tapi itulah sepakbola," ujar Courtois seperti dilansir dari Metro.
Courtois mengungkapkan seluruh elemen langsung bergerak cepat untuk menenangkan mental Lammens di ruang ganti. Aksi solidaritas tersebut dilakukan guna memastikan kiper Manchester United itu tidak merasa hancur akibat satu kesalahan teknis di atas lapangan hijau.
"(Kiper Belgia) Mike (Penders), (pelatih kiper) Guy (Martens), dan saya memberinya pelukan. Anda tidak bisa bicara banyak di momen itu. Hanya sangat disayangkan, tapi Senne adalah kiper hebat," tuturnya.
Baca Juga: Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026 Lamine Yamal Lakukan Psywar ke Kubu Prancis
Mantan penjaga gawang Chelsea itu juga sangat meyakini insiden buruk di Los Angeles tidak akan merusak reputasi jangka panjang Lammens. Sebaliknya, pengalaman pahit di panggung sebesar Piala Dunia dinilai bakal membentuk karakter bertanding yang jauh lebih tangguh ke depannya.
"Dia punya masa depan cerah, dan momen-momen seperti itu akan membuat Anda lebih kuat. Tidak seharusnya menyalahkannya. Ini bagian dari sepakbola," ungkapnya.