SportlinkNews - Vietnam membuka Piala AFF 2026 dengan kemenangan 7-0 atas Timor Leste. Tetapi tantangan sebenarnya ada di depan. Indonesia akan menjadi ujian sesungguhnya bagi ketangguhan "Golden Star Warriors".
Kemenangan 7-0 melawan Timor Leste, Sabtu 25 Juli memberi tim nasional Vietnam pertandingan pembuka yang sangat mengesankan di Piala ASEAN 2026.
Tujuh gol, penampilan dominan, dan pertunjukan yang meyakinkan membawa kegembiraan besar bagi para penggemar. Namun, jika dilihat dari gambaran yang lebih besar, ini hanyalah pemanasan. Ujian sesungguhnya bagi tim asuhan Pelatih Kim Sang-sik masih ada di depan, dan itu adalah Indonesia.
Baca Juga: Ardana Cikal Ukir Sejarah, Jadi Atlet Indonesia Pertama Tembus Final Boulder Kejuaraan Dunia Junior
Tidak dapat disangkal, tim Vietnam menunjukkan tanda-tanda positif dalam pertandingan pembuka. Tim berbaju merah mengendalikan permainan hampir sepenuhnya, menciptakan banyak peluang berbahaya dan mempertahankan tekanan sepanjang 90 menit.
Patut dipuji bahwa para pemain tidak lengah setelah unggul lebih dulu, mempertahankan intensitas serangan mereka untuk terus meningkatkan keunggulan.
Kemenangan telak ini membantu tim meningkatkan selisih gol mereka, menciptakan keuntungan dalam persaingan babak grup dan meningkatkan kepercayaan diri para pemain.
Baca Juga: ASEAN Championship 2026: Malaysia Raih Tiga Poin Perdana, Paulo Josue Jadi MVP Pertandingan
Namun, Timor Leste bukanlah lawan yang cukup kuat untuk secara akurat mencerminkan kekuatan tim Vietnam. Kesenjangan tingkat kemampuan antara kedua tim sangat besar, dan itu jelas terlihat di lapangan.
Celah yang ditinggalkan oleh pertahanan Timor Leste dan kemampuan mereka yang terbatas dalam mengatur permainan membuat pertandingan menjadi mudah bagi Vietnam.
Menurut media Vietnam, terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa tim nasional Vietnam siap menaklukkan Piala AFF hanya setelah satu kemenangan telak.
Tantangan yang lebih sulit masih menanti, dan Indonesia adalah lawan yang dapat secara akurat menguji kemampuan tim asuhan Pelatih Kim Sang-sik.
Baca Juga: Bambang Pamungkas Tak Mau Prediksi Skor, Fokus Doakan Garuda Menang vs Kamboja
Dibandingkan beberapa tahun lalu, Indonesia telah banyak berubah. Indonesia memiliki kedalaman skuad yang lebih besar berkat sejumlah pemain yang saat ini bermain di Eropa, dikombinasikan dengan kelompok pemain muda yang berkembang pesat.