Wasit awalnya menganulir gol tersebut karena menilai pemain PSG berada dalam posisi offside.
Namun, wasit Omar Artan memutuskan bahwa posisi Matty Cash masih berada di belakang Doue saat operan dilakukan. Gol tersebut disahkan, membawa PSG unggul 2-1.
Di sisa waktu pertandingan, Aston Villa terus menekan demi mencetak gol penyeimbang.
Baca Juga: Rp283 Miliar untuk Asian Games 2026, Erick Thohir: Jangan Cuma Anggaran, Harus Ada Prestasi
Joao Gomes sempat memiliki peluang mencetak gol pada laga debutnya, namun aksinya digagalkan oleh permainan bertahan yang gemilang dari Warren Zaïre-Emery. Kiper Safonov juga melakukan penyelamatan atas tembakan jarak dekat George Hemmings.
Pada masa injury time, Emi Buendía kembali mendapatkan peluang, namun sundulannya melenceng dari sasaran. PSG berhasil mempertahankan keunggulan 2-1 hingga peluit akhir dibunyikan.
Kemenangan ini memastikan gelar Piala Super Eropa kedua secara berturut-turut bagi PSG, sekaligus menambah koleksi trofi mereka di bawah asuhan manajer Luis Enrique.
Baca Juga: Persiapan Minim, Luis Enrique Realistis Menatap Laga PSG vs Aston Villa
Di sisi lain, Aston Villa gagal meraih gelar Eropa tambahan meskipun sempat menyulitkan PSG berkali-kali.
Performa Brian Madjo menjadi salah satu sorotan utama bagi tim asal Inggris tersebut; penyerang berusia 17 tahun itu mencatatkan rekor dalam penampilan perdananya sebagai starter untuk Villa.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)