SportlinkNews - Hasil imbang pada laga pembuka Grup A Srikandi Merdeka Cup 2026 belum membuat Malaysia U-16 puas. Setelah bermain 0-0 melawan Hong Kong, Harimau Malaya Muda langsung mengarahkan perhatian kepada tuan rumah Indonesia dengan target meraih tiga poin.
Pelatih Malaysia U-16 Fairuz Montana menyadari tantangan yang menunggu anak asuhnya tidak ringan. Indonesia memiliki persiapan yang dinilainya lebih matang, ditambah dukungan suporter yang diperkirakan memenuhi Supersoccer Arena, Kudus.
Namun, situasi tersebut justru tidak ingin dijadikan alasan. Fairuz menilai sepak bola selalu menyimpan kemungkinan dan Malaysia datang dengan keyakinan untuk memberikan kejutan.
Baca Juga: Newcastle United Rilis Jersey Ketiga untuk Liga Primer Musim 2026/27
"Pasukan Indonesia sebuah pasukan yang bagus, persiapannya mungkin lebih proper. Tapi bagi skuad Malaysia, dalam sepak bola tidak ada yang mustahil," ujar Fairuz usai pertandingan melawan Hong Kong di Super Soccer Arena, Kudus, Jumat, 14 Agustus.
Pelatih asal Malaysia itu bahkan terang-terangan mengungkapkan ambisinya untuk menundukkan Garuda Pertiwi U-16. Ia meminta para pemainnya tampil lebih berani dan memberikan energi maksimal sejak menit pertama.
"Seperti yang saya bilang sebelumnya, impian saya ingin mengalahkan pasukan tuan rumah. Insya Allah kalau pemain memberikan 100 persen, bahkan lebih, kami bersyukur. Kami akan memberikan yang terbaik untuk membuat pertandingan itu menjadi wow," tuturnya.
Baca Juga: Persebaya Vs Penang FC: Ramadhan Sananta Tahu Karakter Permainan Lawan
Malaysia memiliki modal tambahan berupa rasa penasaran setelah hanya mendapatkan satu poin dari laga pertama. Dalam pertandingan tersebut, Malaysia sempat berada di bawah tekanan Hong Kong pada babak pertama sebelum tampil lebih agresif setelah turun minum.
Karena itu, Fairuz berharap pengalaman dari laga perdana dapat menjadi bahan evaluasi sebelum menghadapi Indonesia. Ia juga memprediksi atmosfer pertandingan bakal berbeda karena jumlah penonton yang lebih besar.
"Kami harapkan pada malam itu para pemain menjadi lebih menarik. Mungkin ramai orang datang dan kami juga mengundang mereka," katanya.
Baca Juga: Samuel Eto’o Memprediksi Peraih Ballon d’Or Setelah Era Messi & Ronaldo
Keyakinan serupa ditunjukkan kapten Malaysia, Keisha Adelina. Ia memastikan kegagalan meraih kemenangan pada pertandingan pertama tidak mengurangi kepercayaan diri tim.
"Sejujurnya, kami cukup optimistis menjelang pertandingan berikutnya dan sudah sangat siap untuk menang," tukas Keisha menambahkan.
Menurutnya, kehadiran penonton justru bisa menjadi bahan bakar tambahan bagi Malaysia. Atmosfer pertandingan yang meriah diyakini dapat membuat para pemain semakin termotivasi untuk tampil maksimal.
Baca Juga: Usai Operasi Lutut, Marselino Ferdinan Fokus Pulih dan Kembali Lebih Kuat
"Kalau banyak penonton di stadion, suasananya pasti sangat meriah dan penuh energi. Dengan motivasi ekstra itu, kami siap menghadapi mereka dan insya Allah menutup pertandingan dengan membawa pulang tiga poin," imbuhnya.
Fairuz pun berharap dukungan penonton Indonesia tidak sepenuhnya menjadi milik tuan rumah. Ia bahkan mengajak suporter di Kudus ikut memberikan energi positif kepada Malaysia.
"Saya sangat semangat. Mungkin kami berharap bantuan daripada penyokong Indonesia juga untuk memberi semangat kepada pasukan Malaysia. Saya suka vibe seperti itu," ucapnya.