Hingga pada akhirnya, Nguyen Xuan Son membuka keunggulan Vietnam melalui sundulan spektakuler pada penghujung babak pertama, sebelum gol bunuh diri Faris Danish di menit 86 memastikan kemenangan tim tamu.
Malaysia sempat mencoba mengancam melalui tembakan jarak jauh Pavithran Gunalan. Namun, upayanya masih belum mampu merepotkan kiper Vietnam, Le Giang Patrik.
Pavithran kembali menjadi sumber ancaman pada menit ke-28. Ia merebut bola di wilayah pertahanannya sendiri dan kemudian melesat menuju kotak penalti Vietnam. Namun, Patrik bersama Bui Hoang Viet Anh sigap menghentikan pergerakannya.
Baca Juga: Mohamed Salah Jalani Debut Bersama Trabzonspor sebagai Pemain Pengganti
Peluang terbaik Malaysia datang tujuh menit kemudian. Faris Danish berhasil menemukan ruang di sisi kiri dan mengirimkan umpan silang mendatar kepada Paulo Josué.
Josue langsung melepaskan tembakan dari jarak dekat, tetapi Patrik melakukan penyelamatan penting. Bola muntah kemudian jatuh ke kaki Daryl Sham, tetapi penyelesaiannya justru melambung di atas mistar.
Vietnam mulai meningkatkan tekanan menjelang turun minum. Xuan Son sempat mencoba mencetak gol melalui tendangan gunting, tetapi bola masih melebar.
Baca Juga: Putri dan Alwi Siap Buka Perjuangan di Kejuaraan Dunia 2026
Tekanan tersebut akhirnya berbuah hasil pada penghujung babak pertama. Ketika pertandingan memasuki detik-detik terakhir masa tambahan waktu, Vietnam berhasil memecah kebuntuan.
Le Phạm Thanh Long mengirim umpan terobosan dari lini tengah kepada Truong Tien Anh di sisi kanan. Dengan kontrol pertama yang apik, Tien Anh kemudian melepaskan umpan silang ke dalam kotak penalti.
Xuan Son menyambut bola tersebut dengan sundulan sambil melompat dan mengarahkannya melewati Azri Ghani. Vietnam menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0.
Baca Juga: Gagal ke Semifinal, Arab Saudi U-16 Tetap Bertekad Tampil Maksimal di Laga Terakhir Grup
Malaysia mencoba memberikan respons setelah jeda. Namun, justru Vietnam yang hampir menggandakan keunggulan. Xuan Son sempat melepaskan tembakan yang berhasil diblok di garis gawang.
Drama terjadi pada menit ke-60 ketika Vietnam harus bermain dalam ancaman kehilangan kiper. Wasit Rustam Lutfullin awalnya mengeluarkan kartu merah kepada Patrik setelah dinilai melakukan pelanggaran terhadap Mohamadou Sumareh di luar kotak penalti.
Namun, keputusan tersebut kemudian ditinjau melalui VAR. Setelah melihat monitor di pinggir lapangan, wasit membatalkan kartu merah tersebut sehingga Patrik tetap dapat melanjutkan pertandingan.
Baca Juga: Mohamed Salah Jalani Debut Bersama Trabzonspor sebagai Pemain Pengganti
Vietnam kemudian berusaha menjaga keunggulan sambil mencari celah untuk mencetak gol kedua. Nguyen Quang Hai yang baru masuk sebagai pemain pengganti sempat melepaskan tembakan keras, tetapi bola melambung di atas mistar.
Malaysia terus berusaha mengejar gol penyama kedudukan. Namun, justru petaka kembali menghampiri mereka empat menit sebelum waktu normal berakhir.
Faris Danish yang berada di area pertahanan Malaysia secara tidak sengaja mengarahkan bola ke gawang sendiri. Azri Ghani tak mampu menghentikannya sehingga Vietnam menggandakan keunggulan menjadi 2-0.
Baca Juga: Pol Espargaro: Bintang MotoGP Sekarang Bakal Kesulitan dengan Regulasi Tahun 2027
Malaysia sebenarnya masih memiliki kesempatan memperkecil ketertinggalan pada detik-detik akhir. Namun, penyelamatan akrobatik Patrik menggagalkan peluang Faris dan memastikan Vietnam pulang dengan keunggulan dua gol.
Hasil ini membuat Vietnam memiliki modal kuat untuk menghadapi leg kedua di Hanoi.
Sementara Malaysia harus bekerja ekstra keras karena membutuhkan kemenangan dengan selisih minimal tiga gol untuk membalikkan keadaan dan mengamankan tiket ke final.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)