SportlinkNews - Pelatih Vietnam, Kim Sang-sik, melontarkan pujian tinggi kepada kiper Patrik Le Giang. Penampilan gemilang Patrik membantu Vietnam mengalahkan Thailand 2-0 pada leg pertama final ASEAN Championship 2026 di Stadion Rajamangala, Bangkok, Sabtu, 22 Agustus.
Kim bahkan dengan penuh keyakinan menyebut Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo sekalipun akan kesulitan mencetak gol jika berhadapan dengan Patrik yang tampil luar biasa sepanjang pertandingan.
"Jika Patrik tidak berada di gawang hari ini, kami mungkin kebobolan tiga gol. Tapi dia yang menjadi kiper hari ini, jadi kami berhasil menyelamatkan tiga gol," ungkap Kim.
Baca Juga: Tiga Tim Promosi Liga Primer Awali Laga Perdana, Hull dan Ipswich Gemilang, Coventry Merana
"Jika Ronaldo atau Messi ada di sini hari ini, Patrik pasti juga akan menyelamatkan gawang dari mereka. Penampilannya luar biasa," tambahnya.
Patrik memang menjadi salah satu aktor penting di balik kemenangan Vietnam. Kiper berusia 33 tahun itu dinobatkan sebagai Hyundai Player of the Match, sekaligus menjadi penjaga gawang pertama yang meraih penghargaan tersebut di turnamen tahun ini.
Sepanjang laga, Patrik beberapa kali menggagalkan peluang emas Thailand, terutama pada babak pertama ketika tuan rumah tampil dominan dan terus menekan pertahanan Vietnam.
Baca Juga: Hadapi Torino, Ruben Amorim Tegaskan AC Milan Wajib Menang
Penyelamatan terbaik Patrik terjadi pada menit ke-36. Ia melompat ke sisi kiri untuk menepis tendangan Yotsakon Burapha yang mengarah ke sudut atas gawang.
Delapan menit kemudian, Patrik kembali menunjukkan kecepatannya dalam membaca permainan. Ia keluar dari garis gawang dengan cepat sehingga membuat Yotsakon kehilangan ketenangan dan melepaskan tembakan yang melambung di atas mistar.
Thailand akhirnya harus membayar mahal kegagalan memanfaatkan peluang. Vietnam mencetak dua gol pada babak kedua melalui Nguyen Hai Long pada menit ke-62 dan Nguyen Quang Hai tujuh menit kemudian.
Baca Juga: Ungguli Monza, Cristian Chivu: Kondisi Fisik Pemain Belum dalam Performa Terbaik
Patrik sendiri baru menjalani debut bersama timnas Vietnam dalam pertandingan persahabatan melawan Myanmar pada Juli lalu.
Sejak saat itu, kiper kelahiran Slovakia tersebut selalu tampil di setiap pertandingan Vietnam pada turnamen level Asia Tenggara ini dan baru kebobolan satu gol.
Kesempatan membela Vietnam datang setelah Patrik menghabiskan lebih dari tiga tahun berkarier di V.League 1. Ia pun mengapresiasi peran Lee Woon-jae, mantan kiper Korea Selatan yang tampil di empat Piala Dunia FIFA, dalam mempersiapkannya menghadapi turnamen.
Baca Juga: Joao Pedro Bertahan di Chelsea Hingga 2034
"Saya senang bisa melakukan penyelamatan ini dan membantu tim. Yang paling penting adalah kami menang dan membawa pulang kemenangan yang sangat berarti," ucap Patrik.
Ia juga mengungkapkan rasa syukur setelah akhirnya mendapat kesempatan membela tim nasional Vietnam.
"Saya merasa sangat bersyukur atas kesempatan yang diberikan pelatih kepada saya untuk membela tim nasional Vietnam," ujarnya.
Baca Juga: Tragis, Petinju Juara Dunia Dua Kali Tewas Ditembak di Luar Rumahnya
"Saya hanya melakukan tugas saya dan berusaha memberikan yang terbaik saat membela negara, sebagai balasan atas kesempatan yang telah diberikannya kepada saya."
Setelah tiga setengah tahun menunggu, Patrik akhirnya mewujudkan impiannya untuk memperkuat Vietnam di level internasional.
"Saya merasa sangat bersyukur setelah tiga setengah tahun impian saya terwujud dan saya bisa berada di sini," tuturnya.
Baca Juga: Espanyol 1 - 2 Real Madrid: Espi Menandai Debut Mourinho dengan Manis
Kemenangan 2-0 di Bangkok menjadi modal berharga bagi Vietnam untuk mempertahankan gelar ASEAN Championship.
Jika mampu mempertahankan keunggulan pada leg kedua di Stadion Nasional My Dình, Hanoi, Rabu, 26 Agustus mendatang, maka Vietnam akan mengukir sejarah dengan mempertahankan gelar juara untuk pertama kalinya.
Namun, Patrik menyadari pekerjaan Vietnam belum selesai. Ia meminta seluruh tim tetap fokus menghadapi leg kedua nanti.
Baca Juga: Semarak 17 Agustusan: Proyek 5 M Menghias Sepeda, Fan Walk, hingga Tumpengan
"Kami sangat senang bisa memenangkan pertandingan yang sangat berat ini melawan lawan yang tangguh, terutama di stadion mereka di Thailand," katanya.
"Ini baru pertandingan pertama, jadi saya dan seluruh tim tahu bahwa tugas ini belum selesai. Kami masih memiliki satu pertandingan lagi di kandang, di Stadion Nasional My Dinh," tambah Patrik
"Kami harus terus maju dan terus berjuang, kami harus mempersiapkan pemulihan yang baik dan bersiap untuk pertandingan berikutnya."