"Itulah kekecewaan terbesar saya-tidak bisa membawa mereka melaju ke tahap berikutnya, padahal kami nyaris membalikkan keadaan," ucapnya.
Baca Juga: Dorong Industri Sport Tourism, PT SIMS Gelar Jogya Women’s Open Tournament Softball 2026
Hudson memberikan pembelaan terhadap daya juang para pemain yang sempat diragukan banyak pihak sebelum turnamen. Ia mengklaim performa lapangan membuktikan bahwa kapasitas bertanding anak asuhnya tetap berada di level tertinggi.
"Saya bangga dengan apa yang dilakukan para pemain karena semua orang sempat meragukan kemampuan mereka. Kami nyaris berhasil malam ini; kami mendapatkan penalti, namun gagal mengeksekusinya, dan di situlah momentum bergeser," ungkapnya.
Kekalahan ini sekaligus menegaskan dominasi Vietnam sebagai penguasa baru sepak bola Asia Tenggara dalam dua edisi terakhir. Thailand kini harus melakukan evaluasi menyeluruh guna menghadapi kompetisi internasional mendatang.
"Kami sudah sangat dekat dengan gelar. Kekecewaan saya adalah kami tidak berhasil memenangkan final," tuturnya.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)