Menurutnya Permenpora tersebut dinilai tidak pas dan mengerdilkan peran KONI, sehingga beberapa pengurus KONI provinsi termasuk KONI Bangka Belitung menolak dan mendesak revisi Permenpora Nomor 14 Tahun 2024.
Seperti diketahui peraturan menteri pemuda dan olahraga (Permenpora) yang akan diberlakukan pada Oktober 2025 itu bertentangan dengan semangat olahraga dan Olympic Charter.
Komite Olahraga Indonesia (KONI) Provinsi hingga Kabupaten/Kota pun terkena dampaknya. Akibatnya pembinaan atlet tidak berjalan sebagaimana mestinya.
Baca Juga: Ilmu di Balik Motivasi untuk Mengambil Keputusan dan Meningkatkan Semangat Diri
"Ini forum terhormat. Kita harus saling menghormati. Mohon tertib. Mari kita bersikap dengan bertutur kata yang baik. Jika ada hal-hal yang menggganjal nanti kita bicarakan bersama," tegas Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman menenangkan suasana yang disambut tepuk tangan peserta.
Marciano dalam sambutannya mengajak semua peserta fokus pada Kongres KONI 2025.
"Rakernas KONI 2025 akan membedah permasalahan yang kita hadapi, baik kendala dan tata kelola organisasi olahraga itu agar semakin baik. Pun soal hubungan yang harus sejalan dengan apa yang digariskan oleh pemerintah, kita melihat hal yang perlu ditingkatkan dan kolaborasi menjadi kunci,” kata Marciano Norman.
Dia berharap seluruh pengurus KONI di tingkat pusat dan daerah dapat bersinergi, berkolaborasi, dan berinovasi untuk mencapai prestasi yang membanggakan.
Baca Juga: Canelo Alvarez Vs Terence Crawford: Raja Pound for Pound Saling Berhadapan
Sebelumnya, Sekjen KONI Pusat Drs.Tb.Lukman Djajadikusuma, MEMOS memberikan sambutan kepada para hadirin baik 38 KONI Provinsi, KONI IKN, 78 induk cabang olahraga, 6 organisasi fungsional, dan bahkan KONI Kabupaten/Kota di Indonesia.
“ISSS ini bukan hanya sebuah acara, namun menjadi momentum sinergi lintas sektor pariwisata, pendidikan, teknologi dan swasta yang diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat luas dan peningkatan prestasi olahraga di Indonesia,” terangnya.
Soal Rakernas KONI, Ade Lukman mengutarakan akan memanfaatkan kesempatan ini untuk menjalin komunikasi dan koordinasi dengan KONI provinsi lain, serta dengan pengurus besar cabang olahraga.
Baca Juga: Megawati Cuma Main 1 Set, Warganet Kecewa Banjiri Laman Manisa BBSK
"Kami optimis, dengan kerja keras dan sinergi yang baik, kita dapat meningkatkan prestasi olahraga di Indonesia," pungkas Ade Lukman.
Rakernas ini diharapkan dapat menghasilkan rumusan-rumusan strategis yang akan menjadi pedoman bagi pengembangan olahraga di seluruh Indonesia, serta meningkatkan prestasi olahraga nasional di kancah internasional.