Davide Tardozzi dan Toprak Razgatlioglu Catat Kemenangan Bersejarah di WorldSBK

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Kamis, 31 Juli 2025 | 20:29 WIB
Davide Tardozzi dan Toprak Razgatlioglu (kanan) (WorldSBK)
Davide Tardozzi dan Toprak Razgatlioglu (kanan) (WorldSBK)

SportlinkNews - Nama Davide Tardozzi akan selamanya terukir dalam sejarah Kejuaraan Dunia Superbike (WorldSBK). Pembalap Italia itu menjadi pemenang balapan WorldSBK pertama di Donington Park pada tahun 1988.

Davide Tardozzi mengalahkan Marco Lucchinelli dengan selisih lebih dari satu detik setelah melahap 30 lap balapan di Inggris.

Dan 37 tahun kemudian, merayakan balapan ke-1000 di Sirkuit Balaton Park di Hongaria, Toprak Razgatlioglu (ROKiT BMW Motorrad WorldSBK Team) tampil sebagai kampiun.

Baca Juga: Babak Baru Pembinaan Atlet, KONI Empat Lawang Menuju Porprov Sumsel

Pembalap Turki itu tercatat dalam sejarah World Superbike sebagai pemenang balapan ke-1000.

“WorldSBK ada di hati saya… Saya punya kenangan indah dan buruk!” ucap Davide Tardozzi dalam satu kesempatan.

WorldSBK dimulai dengan gemilang pada tahun 1988 ketika Davide Tardozzi, yang menunggangi Bimota, memenangkan balapan pertama di Donington Park.

Baca Juga: Bisa Merugikan Atlet, Chris John Sarankan Menpora Dito Evaluasi Kembali Permenpora Nomor 14 Tahun 2024

Tardozzi memulai dari posisi kedua di grid, tetapi pembalap dengan motor #2 mampu menyalip Roger Burnett dari Honda dalam balapan 30 lap untuk meraih kemenangan di balapan pembuka.

Namun, karena hasil gabungan tersebut, pembalap Bimota tersebut tidak mencetak poin di Donington – sebuah kecelakaan di lap terakhir Race 2 membuatnya tidak terklasifikasi dan tidak mendapatkan poin.

Berbicara tentang momen bersejarah kemenangan di Race 1, Tardozzi mengatakan, “Saya punya kenangan indah dan buruk! Balapan ini fantastis karena saya cinta Donington."

Baca Juga: Pemain Muda Bertalenta Korea Park Seung-soo yang Dijuluki Mbappe Korea Kini Bergabung ke Newcastle United

"Pada akhirnya, saya memenangkan balapan pertama, dan saya kalah di balapan kedua karena kecelakaan di lap terakhir."

"Sayangnya, menurut aturan, ronde ini digabung, dan saya tidak mendapatkan poin. Itu berarti saya kehilangan gelar juara."

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: WorldSBK

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X