Kobaran Api Melumat Mobil Balap Nascar di Bristol Motor Speedway

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Minggu, 12 April 2026 | 20:19 WIB
Mobil balap Nascar terbakar saat balapan di Bristol Motor Speedway. (Tangkapan layar CW Sports)
Mobil balap Nascar terbakar saat balapan di Bristol Motor Speedway. (Tangkapan layar CW Sports)

SportlinkNews - Ajang balap mobil atau motor sangat rentan dengan insiden baik saat balapan maupun saat di pit stop. Salah satunya rentan dengan insiden kebakaran.

Insiden mobil terbakar terjadi pada saat balapan Nascar Bristol yang dialami pembalap Nascar O'Reilly Auto Parts Series, Mason Maggio (DGM Racing).

Pada lap 194 dari 300 lap balapan Nascar O'Reilly Auto Parts Series di Bristol Motor Speedway, Mason harus menyelesaikan balapan lebih cepat lantaran mobilnya terbakar.

Baca Juga: Indonesia Lengkapi Kuota Lead, Delapan Atlet Lolos ke Asian Games 2026

Meski belum diketahui penyebabnya, Mason Maggio mengemudikan mobilnya dengan susah payah di sekitar apron dengan Chevrolet No. 91 DGM Racing, asap putih mengepul dari bawah mobil.

Dia dengan cepat berbelok ke belakang dinding pit dan berhenti di garasi. Tepat saat dia berhenti, api menyembur dari bawah mobil dan mulai melumat bagian belakang Chevrolet tersebut.

Maggio segera keluar dari mobil. Dia dibantu seorang anggota kru dari JR Motorsports dan seorang lagi dari Peterson Racing yang menariknya keluar dari mobil.

Baca Juga: Mariano Peralta Jadi Kunci Kemenangan atas PSBS Biak, Borong Dua Gol dan Satu Assist

Maggio baik-baik saja dan mengacungkan jempol ke arah kamera. Para kru keselamatan menggunakan beberapa alat pemadam api untuk memadamkan api.

Mereka kemudian menuangkan banyak cairan pengering untuk menyerap semua cairan yang bocor dari mobil bernomor 91.

“Ya, saya baik-baik saja,” kata Maggio kepada The CW. “Saya tahu akan ada banyak percikan api di bawah lampu di Bristol, saya hanya tidak menyangka mobil saya akan terbakar."

Baca Juga: Ditekuk Persija, Bernardo Tavares Akui Persebaya Jatuh Mental Setelah Eksekusi Penalti Allano Lima

"Sayang sekali. Kami baik-baik saja. Kami berharap hari ini lebih baik, tetapi aneh. Saya melihat tekanan oli mulai turun tiba-tiba pada saat start ulang terakhir dan tiba-tiba mobil saya berasap."

"Mesin kami mati saat itu. Saya tidak menyangka akan terbakar seperti itu. Untuk semua keluarga – ibu dan semua orang di rumah, saya baik-baik saja. Benar-benar mengecewakan. Semoga hari ini jauh lebih baik,” ucapnya.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: motorsport.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X