SportlinkNews - Timnas panjat tebing Indonesia memastikan kuota penuh nomor lead untuk Asian Games 2026 setelah dua atletnya, Raviandi Ramadhan dan Alma Ariella Tsany, mengamankan tiket dari ajang World Climbing Asia Championship 2026, Minggu, 12 April 2026.
Kepastian tersebut diraih meski keduanya terhenti di babak semifinal. Raviandi menempati peringkat kesembilan dengan skor 37+, sedangkan Alma juga finis di posisi kesembilan sektor putri dengan skor 43+.
Pada sektor putra, atlet Indonesia lainnya juga mencatatkan hasil kompetitif.
Baca Juga: Mariano Peralta Jadi Kunci Kemenangan atas PSBS Biak, Borong Dua Gol dan Satu Assist
Musauwir berada di peringkat ke-12 (34+), disusul Muhammad Rizky Syahrafli Simatupang di posisi ke-15 (32+), Mahesa Caesar peringkat ke-20 (29+), serta Muhammad Ramzi Firmansyah di urutan ke-22 (29).
Sementara di sektor putri, Nur Diatul Jannah menempati posisi ke-22 dengan skor 18+.
Meski gagal menembus final, regulasi kuota dua atlet per negara untuk setiap gender memastikan Raviandi dan Alma tetap lolos ke Asian Games.
Baca Juga: Ditekuk Persija, Bernardo Tavares Akui Persebaya Jatuh Mental Setelah Eksekusi Penalti Allano Lima
Hasil ini sekaligus melengkapi kuota Indonesia di nomor lead, menyusul Putra Tri Ramadani dan Sukma Lintang Cahyani yang telah lebih dulu mengamankan tiket.
Dengan tambahan tersebut, Indonesia kini memiliki delapan atlet yang lolos ke Asian Games 2026 dari tiga disiplin, yakni speed, lead, dan boulder.
Di nomor speed, Indonesia diperkuat Veddriq Leonardo dan Aditya Tri Syahria di sektor putra, serta Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Berthdigna Devi Surya Kusuma di sektor putri.
Baca Juga: Evaluasi Jujur Viktor Gyokeres Usai Arsenal Dibungkam Bournemouth
Sementara di nomor lead, Putra Tri Ramadani dan Raviandi Ramadhan akan tampil di sektor putra, sedangkan Sukma Lintang Cahyani dan Alma Ariella Tsany di sektor putri.
Adapun di nomor boulder, Indonesia meloloskan Raviandi Ramadhan dan Ravianto Ramadhan, sedangkan untuk sektor putri belum ada yang memenuhi syarat kelolosan.
Manajer tim nasional, Wahyu Pristiawan Buntoro, menegaskan bahwa tim akan fokus menjaga keunggulan di nomor andalan sekaligus meningkatkan sektor lain yang potensial.
Baca Juga: Evaluasi Jujur Viktor Gyokeres Usai Arsenal Dibungkam Bournemouth
"Menuju Asian Games September 2026 kita harus mempertahankan keunggulan di speed dan sekaligus memperkuat kemampuan di lead," tuturnya.
"Kejuaraan di Meishan menjadi bagian penting dari proses pematangan tim. Dengan komposisi yang semakin lengkap, kami mengharapkan para atlet mampu tampil lebih kompetitif saat menghadapi persaingan ketat di level Asia," tambah Wahyu.
Artikel Terkait
Village PM: Inovasi Sepatu Skate Terinspirasi Sepatu Panjat Tebing
Kasus Pelecehan Seksual di Pelatnas Panjat Tebing Masuk Ranah Hukum, Pemerintah Dorong Perbaikan Sistem Pembinaan
Timnas Panjat Tebing Siap Rebut Tiket Asian Games di Kejuaraan Asia 2026
16 Atlet Panjat Tebing Indonesia di Kejuaraan Asia 2026
Atlet Panjat Tebing Indonesia Dilirik Turki, FPTI Pastikan Loyalitas Tetap untuk Merah Putih