Mobil ini secara alami lebih besar daripada pendahulunya dengan bobot meningkat dari 863 kg menjadi 950 kg. Mobil ini juga memiliki kokpit yang lebih lebar untuk pengenalan power steering dan peningkatan ruang gerak tangan.
Gen4 juga akan menjadi mobil Formula E pertama yang menggunakan ban basah penuh setelah keinginan untuk beralih dari kompon segala cuaca yang sebelumnya digunakan.
Hal ini diprediksi akan membantu membuat mobil 10 detik lebih cepat per putaran selama kualifikasi, sementara dalam Race Mode, mobil ini diperkirakan memiliki daya 50% lebih besar.
Baca Juga: Kritik Pedas Rosenior, Seragam Chelsea Bukan Sekadar Identitas Tanpa Kebanggaan
Presiden FIA Mohammed Ben Sulayem mengatakan, “Mobil Formula E Gen4 yang baru menandai langkah maju yang signifikan untuk balap listrik, menetapkan tolok ukur global baru untuk kinerja, inovasi, dan keberlanjutan."
“Ini bukan sekadar mobil cepat, ini adalah pernyataan niat tentang masa depan teknologi ini. Saya bangga bahwa FIA dan para mitranya di Formula E memimpin visi ini."
“Kolaborasi telah menjadi inti dari pengembangan mobil ini, dan akan terus menjadi jantung dari era baru kejuaraan yang ditandai dengan kinerja yang lebih baik, relevansi di jalan raya, dan kegembiraan."
Baca Juga: Hasil Super League: PSIM dan Persija Berbagi Poin di Bali, Maxwell Gagal Penalti
“Kami mendefinisikan ulang apa yang mungkin dilakukan bersama beberapa produsen otomotif terbesar di dunia menggunakan laboratorium motorsport,” ucapnya.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)