SportlinkNews - Museum Motorsport Le Mans membuka pintunya bagi pecinta motorsport dari seluruh dunia. Museum ini baru saja menjalani renovasi yang membuatnya memiliki lahan lebih luas dari sebelumnya.
Tepat pada Kamis, 28 Mei 2026, Museum Motorsport Le Mans dibuka untuk umum, tepat berdekatan dengan gerbang sirkuit Le Mans, Prancis.
Selama sembilan bulan, para pekerja melakukan renovasi dan membangun kembali museum ini dengan konsep yang lebih berkembang dibanding sebelumnya.
Baca Juga: Jalani Pengujian MotoGP 850 cc Aleix Espargaro Mengaku Sangat Menyenangkan
Museum kini memiliki luas 10.000m² dari sebelumnya yang hanya 5.000m². Ruang pameran didesain ulang sepenuhnya untuk memberikan aspek pengalaman pengunjung. Membawa tempat ini ke era modern.
Mulai dari sensasi start balapan hingga keajaiban balapan di malam hari, yang sangat imersif.
Pengunjung benar-benar melakukan perjalanan melalui kronologi satu minggu Le Mans sambil juga melakukan perjalanan kembali ke masa lalu.
Baca Juga: Honda Tunjuk Cal Cruthlow Gantikan Peran Johann Zarco di Grand Prix Italia
Pengalaman kemudian terbuka untuk disiplin utama lainnya: Formula 1, IndyCar, reli, dan bahkan balap motor.
“Kami benar-benar percaya bahwa Le Mans adalah tempat yang tepat untuk menciptakan sesuatu yang belum ada saat ini: sebuah museum motorsport."
"Artinya museum yang mampu menceritakan sejarah besar motorsport,” kata Pierre Fillon, presiden Automobile Club de l’Ouest (ACO), penyelenggara Le Mans 24 Hours.
Baca Juga: Buntut Pelecehan kepada Liam Rosenior, Chelsea Terancam Terima Sanksi
Fabrice Bourrigaud, Direktur MUseum mengatakan, “Kami berada di Le Mans, yang dikenal dengan Le Mans 24 Jam, di salah satu dari tiga sirkuit paling terkenal di dunia bersama Indianapolis dan Monaco."
"Kami telah menyelenggarakan hampir semua bentuk motorsport di sini, kami merancang balapan motor modern pertama pada tahun 1906, 120 tahun yang lalu, jadi Le Mans benar-benar tempat yang ideal untuk melakukannya,” ujar Bourrigaud.