SportlinkNews - Bek asing PSM Makassar, Yuran Fernandes, dijatuhi sanksi berat oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.
Pemain asal Tanjung Verde itu dilarang beraktivitas dalam dunia sepak bola Indonesia selama 12 bulan.
Hukuman tersebut dijatuhkan usai Yuran menyampaikan kritik terhadap kondisi sepak bola nasional pasca laga PSM melawan PSS Sleman.
Pernyataan kritik tersebut ia sampaikan secara terbuka melalui akun Instagram pribadinya.
Dalam unggahannya, Yuran menilai bahwa sepak bola Indonesia memerlukan perubahan menyeluruh.
Kendati telah menyampaikan permintaan maaf atas tindakannya, Komdis PSSI tetap menjatuhkan sanksi berdasarkan pelanggaran disiplin.
Baca Juga: Hasil Liga 1: Persis Solo Taklukkan PSBS Biak, Dua Gol Bersarang di Gawang John Pigai
Pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, menyayangkan keputusan tersebut.
Ia menilai bahwa hukuman yang dijatuhkan terlalu berlebihan dan tak sebanding dengan tindakan yang dilakukan pemainnya.
“Saya ingin mempertanyakan kenapa sanksi larangan bermain selama 12 bulan diberikan kepada Yuran."
Baca Juga: Tidak Mau Bermain Imbang Lawan Semen Padang FC, Paul Munster Siapkan Pemainnya dengan Latihan Khusus
"Ini tidak layak dan tak pernah terjadi di tempat lain,” kata Tavares.
Tavares juga menyampaikan bahwa pihak klub tengah mengajukan banding atas keputusan Komdis PSSI.
Artikel Terkait
Pengembaraan Ekonomi Bintang Gulat Yunani yang Menjanjikan, Nikoleta Barba
Jenius Serbia dan Pemain Spesial Indonesia Tak Ada, Ko Hee-jin Beruntung Red Sparks Masih Punya Setter Terbaik Korea
Harry Kane Patahkan Kutukan Trofi Saat Bayern Munich Pastikan Gelar Bundesliga
Persija Tampil Apik Lawan Bali United, Ricky Nelson: Skema Berjalan Sesuai yang Kami Latih
Persis Solo Vs PSBS Biak, Ong Kim Swee: Tim Berada dalam Posisi yang Sulit