SportlinkNews - Sepak bola Indonesia kembali dihadapkan pada kenyataan pahit.
Di tengah euforia keberhasilan timnas Indonesia melaju ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026, ada pekerjaan rumah besar yang belum tersentuh: keberadaan pelatih lokal, baik di level klub Liga 1 maupun tim nasional.
Liga 1 musim 2025-2026 tercatat tanpa kehadiran pelatih kepala lokal.
Baca Juga: Denny Landzaat Tolak Pinangan Ajax, Pilih Tetap Dampingi Timnas Indonesia
Pada akhir kompetisi musim sebelumnya, hanya tiga nama pelatih domestik yang masih aktif, dua di antaranya bahkan hanya berstatus caretaker.
Dua pelatih tersebut adalah Muhammad Ridwan yang sempat menangani PSIS Semarang sebelum klubnya terdegradasi, serta Ricky Nelson yang menjadi pelatih sementara di Persija Jakarta dan kini kembali ke posisi asisten.
Satu-satunya pelatih lokal tetap, Imran Nahumarury, harus angkat kaki setelah dinyatakan melakukan pelanggaran berat oleh manajemen Malut United, meski ia sukses membawa tim finis di posisi tiga besar Liga 1 musim 2024-2025.
Malut United memang menyatakan akan menunjuk pelatih lokal sebagai pengganti Imran.
Namun, hingga kini belum ada nama lokal yang dianggap mumpuni.
Nama-nama pelatih lokal senior seperti Rahmad Darmawan, Aji Santoso, dan Widodo C Putro sudah tak lagi berada di jajaran elite Liga 1.
Rahmad mengundurkan diri dari Barito Putera dalam kondisi tim terpuruk, sementara Aji dan Widodo kini hanya berkiprah di Liga 2.
Situasi ini berimbas pada komposisi staf kepelatihan tim nasional Indonesia.
Artikel Terkait
Ronaldo Kirim Pesan Kepada Donald Trump di Tengah Konflik Israel Vs Iran Lewat Kaus CR7
Empat Gol Tiga Kartu Merah, Benfica Tahan Imbang Boca Juniors
Aktor Callum Turner Membintangi Kampanye Sepatu Kets Louis Vuitton
Jelang Perhelatan Liga 1 PSSI, Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri Lakukan Risk Assesment Stadion Sepak Bola
Imran Nahumarury dan Yeyen Tumena Dipecat dari Malut United FC, Dirk Soplanit: Kami Ingin Menyelamatkan Klub