Ia berhasil melewati bek Oxford dan mengecoh kiper sebelum menceploskan bola ke gawang.
Baca Juga: Marc Casado Diincar Manchester United, Pengganti Ideal untuk Manuel Ugarte?
Pertandingan makin memanas pada menit ke-50 ketika kapten Port FC, Peeradol Chamrasamee, melakukan tekel keras terhadap Brian De Keersmaecker.
Wasit yang dibantu VAR langsung mengeluarkan kartu merah, memaksa Port bermain dengan 10 orang.
Tak hanya kartu merah, laga juga harus dihentikan lebih dari 10 menit karena kondisi lapangan yang tergenang air serta sambaran petir yang mengganggu jalannya pertandingan.
Selama jeda tersebut, para pemain dari kedua tim tetap melakukan pemanasan guna menjaga kebugaran.
Setelah sekitar 20 menit dihentikan, pertandingan dilanjutkan pada menit ke-53, dimulai dengan fair play ball.
Pelatih Port FC, Alexandre Gama, melakukan pergantian dengan memasukkan Asnawi Mangkualam menggantikan Teerasak, pencetak gol pertama.
Baca Juga: Rafael Struick Gabung Dewa United, Ini Kata Jan Olde Riekerink
Meski unggul jumlah pemain, Oxford United kesulitan memanfaatkan situasi.
Lapangan yang basah membuat pergerakan bola tidak ideal dan kerap menghentikan alur permainan.
Peluang emas sempat didapat Suphanan Bureerat di menit ke-66, namun gagal dikonversi menjadi gol.
Baca Juga: Fenerbahce Mengejek Milan saat Mengumumkan Transfer Brown dengan Jet Pribadi
Hingga memasuki menit ke-85, Oxford belum mampu menyamakan skor.
Artikel Terkait
Japan Open 2025: Indonesia Andalkan Para Underdog, Hanya Empat Wakil Berstatus Unggulan
Kritik Sepp Blatter terhadap FIFA: Dominasi Arab Saudi dan Masa Depan Sepak Bola Dunia
Pelatih Oxford United Naik Sisingaan, Momen Unik di Piala Presiden 2025
Ini Alasan UEFA Menolak Crystal Palace Berkompetisi di Liga Europa 2025/26
MotoGP Jerman: Franco Morbidelli Gagal Start di Sachsenring Alami Cedera di Bahu Kiri