Kritik Sepp Blatter terhadap FIFA: Dominasi Arab Saudi dan Masa Depan Sepak Bola Dunia

Muhammad Zaki Fajrul Haq, Sportlink News
- Minggu, 13 Juli 2025 | 18:30 WIB
Sepp Blatter mengkritik FIFA pimpinan Gianni Infantino yang dinilai terlalu tunduk terhadap keinginan Arab Saudi selama ini.
Sepp Blatter mengkritik FIFA pimpinan Gianni Infantino yang dinilai terlalu tunduk terhadap keinginan Arab Saudi selama ini.

SportlinkNews - Menjelang undian babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang akan digelar pada 17 Juli 2025, kritik tajam dilayangkan mantan Presiden FIFA, Sepp Blatter, terhadap kepemimpinan FIFA saat ini.

Blatter menyampaikan keprihatinannya atas dominasi Arab Saudi dalam dunia sepak bola global, menyebut bahwa olahraga ini telah “kalah” dan jatuh ke dalam kendali kekuatan finansial dari Timur Tengah.

Dalam wawancara dengan saluran ntv Jerman, Blatter mengungkapkan kekhawatirannya terhadap apa yang ia anggap sebagai kelumpuhan moral dan sikap tunduk dari FIFA, terutama di bawah kendali Presiden Gianni Infantino.

Baca Juga: Cole Palmer dan Ousmane Dembele Mejeng Bareng Trofi Piala Dunia Antarklub di Puncak Rockefeller Center New York

“Kita telah kehilangan sepak bola yang tersedot ke Arab Saudi. Kita menawarkannya sepak bola, dan mereka menerimanya,” tegasnya.

Sorotan utama Blatter adalah cara FIFA memberikan status tuan rumah Piala Dunia 2034 kepada Arab Saudi secara tanpa lawan, hanya beberapa bulan setelah pencalonan dibuka.

Hal ini memunculkan kesan bahwa FIFA tidak memberikan ruang kompetitif dan mengabaikan prinsip transparansi.

Baca Juga: Mengenal MetLife Stadium, Arena Duel Chelsea FC vs PSG di Final Piala Dunia Antarklub FIFA 2025

Lebih jauh, Blatter mempertanyakan mengapa tak ada perlawanan dalam tubuh FIFA terkait hal ini.

Dominasi Arab Saudi tak berhenti di situ.

Dengan dana kekayaan negara melalui Public Investment Fund (PIF), mereka telah mengambil alih empat klub besar di Liga Pro Arab Saudi — Al Hilal, Al Nassr, Al Ittihad, dan Al Ahli — serta 85 persen saham Newcastle United di Liga Inggris.

Baca Juga: Final Piala Dunia Antarklub FIFA 2025: Duel Tiga Pemain Kunci Chelsea FC dan PSG di MetLife Stadium

Dana kekayaan yang dikendalikan langsung oleh Putra Mahkota Mohammed bin Salman ini diperkirakan mencapai 941 miliar dolar AS (Rp15.260 triliun), menjadikannya salah satu kekuatan ekonomi terbesar di dunia olahraga.

Tak hanya lewat klub, pengaruh Arab Saudi kini menembus infrastruktur FIFA.

Halaman:

Editor: Muhammad Zaki Fajrul Haq

Sumber: nytimes

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemain LALIGA Dominasi Final Piala Dunia 2026

Jumat, 17 Juli 2026 | 22:37 WIB
X