Jan Olde menilai, kekuatan Semen Padang menjadi salah satu faktor utama.
Baca Juga: Kemenangan Liverpool Ternoda, Aksi Pelecehan Rasis Dialami Semenyo di Anfield
Ia menyebut sudah memperkirakan potensi ancaman lawan setelah menyaksikan laga Semen Padang melawan Persib Bandung pada pekan pertama.
Meski kalah 0-2, menurutnya, Semen Padang tampil solid dan memberikan perlawanan sengit.
“Saya menonton Semen Padang lawan Persib, dan mereka bermain bagus. Musim lalu kami bisa menang 8-1 karena mereka memberi banyak ruang."
Baca Juga: Debut Hugo Ekitike di Liga Primer: Cetak Gol dan Assist yang Bikin Liverpool Unggul
"Kali ini mereka tampil berbeda dan sudah mengenal gaya permainan kami,” ucap Jan Olde.
“Tentu hasil ini membuat kami kecewa. Selamat untuk Semen Padang.”
Kekecewaan juga dirasakan oleh bek Dewa United, Cassio Scheid.
Baca Juga: Gol Chiesa dan Salah Bawa Liverpool Kalahkan Bournemouth di Pertandingan Pembuka Liga Primer 2025/26
Ia menegaskan para pemain sudah berusaha maksimal, namun hasil yang didapat belum sesuai harapan.
“Sejak awal kami punya tekad untuk meraih kemenangan. Kami akan terus bekerja keras dan berusaha mencari kemenangan yang belum didapatkan,” ungkap Cassio.
Kini, Dewa United berusaha bangkit pada pekan ketiga Super League 2025-2026.
Mereka dijadwalkan menghadapi Persik Kediri di Stadion Joko Samudro, Gresik, Jawa Timur, pada 22 Agustus 2025.
Laga ini akan menjadi ujian penting bagi Banten Warriors untuk menghentikan tren negatif dan kembali ke jalur kemenangan.
Artikel Terkait
Kiromal Katibin Puncaki Peringkat Dunia IFSC Nomor Speed Putra
NOC Indonesia Gelar OMIA 2025, Ajak Masyarakat Rasakan Energi Olimpiade
Miliano Jonathans Masuk Proses Naturalisasi, Disiapkan Tampil di Putaran 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026
Kalah 0-3 dari Thailand, Timnas Voli Putri U21 Indonesia Gagal Amankan Peringkat Delapan Dunia
David Beckham Hidupkan Kembali Warna Ikonik di Adidas Predator Elite "Beam Pink" yang Sarat Sejarah