Pelatih Bali United, Johnny Jansen, menilai laga melawan Persija akan berlangsung sangat menarik karena menampilkan perbedaan gaya bermain yang kental.
Baca Juga: Persib Jegal Persebaya, Thom Haye: Ini Pertandingan Paling Gila untuk Menjalani Debut
"Ini pertandingan yang sangat menarik karena banyak pemain Persija dari Brasil dan kami dari Belanda," ujar Jansen kepada awak media, Sabtu (13/9/2025).
Namun, Jansen menegaskan tidak hanya mengandalkan gaya khas Belanda.
Sebagai pelatih yang kini berkarya di Indonesia, ia berusaha memadukan pendekatan sepak bola Eropa dengan ciri khas permainan lokal.
Baca Juga: Waduh, Arne Slot Mengaku Belum Banyak Bicara dengan Alexander Isak Sejak Tandatangan Kontrak
"Saya bekerja dengan pemain Indonesia. Jadi saya akan gabungkan permainan gaya Eropa dan gaya Indonesia."
"Sedangkan Persija pasti punya gaya sendiri dengan bermain ala Brasil," katanya.
Selain duel gaya bermain, faktor atmosfer di stadion juga jadi perhatian.
Baca Juga: Lawan Arsenal, Pelatih Baru Nottingham Forest Menolak Disebut Jadi Ajang Pembuktian
JIS dikenal memiliki jarak tribun dengan lapangan yang cukup dekat, sehingga tekanan dari The Jakmania akan terasa lebih intens bagi pemain Bali United.
Meski begitu, Jansen menganggap kondisi tersebut bukan sesuatu yang asing.
Ia menilai situasi serupa sudah menjadi hal biasa di Eropa.
Baca Juga: Data dan Fakta Menarik Jelang Duel Arsenal vs Nottingham Forest
"Di Eropa banyak stadion yang jarak suporter dengan pemainnya berdekatan. Bagi kami ini adalah hal biasa," ujarnya.
Artikel Terkait
Alwi Tersingkir, Adnan/Indah Jadi Harapan Terakhir Indonesia di Semifinal Hong Kong Open 2025
Hong Kong Open 2025: Tersingkir di Perempat Final, Alwi Farhan Akui Pengalaman Chou Tien Chen Jadi Pembeda
Mars Yard 3.0 Hadir: Sneakers Legendaris Tom Sachs x Nike Comeback!
Altay Bayindir Jadi Kiper Utama United di Derby Manchester
Terungkap, Ini Alasan Ruben Amorim Melepas Andre Onana ke Liga Turki