“Di babak kedua kami bermain tidak terlalu bagus, mereka lebih baik dari kami."
Baca Juga: Zoom Vomero 5 Hadir dengan Semburat Warna Merah Muda
"Kami tetap punya peluang dari counter attack, tapi melakukan kesalahan dan akhirnya mereka bisa mencetak gol,” jelas pelatih asal Belanda itu.
Meski kecewa dengan hasil imbang, Jansen tetap mengapresiasi semangat juang skuad Serdadu Tridatu.
“Yang saya suka, tim ini punya semangat juang. Itu hal yang penting bagi kami,” katanya.
Baca Juga: Bergaun Hitam di New York Fashion, Ana Maria Markovic Bikin Penggemar Ternganga
Namun, laga ini tidak hanya menjadi sorotan dari sisi permainan.
Persija menilai Bali United sengaja mengulur waktu melalui sejumlah insiden pemain yang sering terjatuh di lapangan.
Pelatih Persija, Mauricio Souza, menyebut ada delapan insiden pemain Bali United yang mendapat perawatan medis tanpa harus ditandu keluar lapangan.
Baca Juga: China Masters 2025: Kata Duo Mainaky Tentang Hasil Anak Asuhnya di Hong Kong
Hal itu dianggap mengganggu ritme pertandingan.
Kapten Persija, Rizky Ridho, juga menyuarakan kekecewaannya.
Ia menilai strategi tersebut membuat Persija kehilangan momentum saat sudah menemukan ritme permainan.
Baca Juga: Instruktur Max Verstappen Ungkap Rahasia saat Oscar Piastri Menantang
“Kami frustrasi karena saat sudah menemukan ritme, pertandingan terhenti akibat pemain lawan terjatuh,” ungkap Ridho.
Artikel Terkait
Milan 1-0 Bologna: Modric Senang Meski Allegri Mengamuk Kepada Wasit
Tiga Pemain Barcelona Mengamuk, Valencia Digunduli 6 Gol
Awal Musim Buruk Manchester United Bisa Menjadi Pertanda Baik, Meski Stastitik Amorim Terburuk
Ini Stastistik Jay Idzes Tampil 90 Menit, Sassuolo Tekuk Lazio
Max Allegri Diselamatkan Jaket Usai Diusir Wasit Saat Milan Gerus Bologna