Taklukkan Bali United, PSIM Belajar Banyak dari Kekalahan Sebelumnya

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Minggu, 21 September 2025 | 15:54 WIB
Selebrasi gol PSIM ke gawang Bali United FC (@psimjogja_official)
Selebrasi gol PSIM ke gawang Bali United FC (@psimjogja_official)

SportlinkNews - PSIM Yogyakarta sukses mempermalukan tuan rumah Bali United FC di hadapan pendukungnya. PSIM menundukkan Bali United dengan skor 3-1 di pekan keenam Super League 2025/26.

Kemenangan ini sekaligus juga sebagai pembalasan atas kekalahan telak PSIM di laga pramusim yang menyerah dari Bali United dengan skor mencolok 0-6.

Pada laga yang dihadiri sekitar 6500 penonton di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, tuan rumah unggul lebih dulu lewat penalti yang dilakukan Mirza Mustafic di menit ke-17.

Baca Juga: Persija Siapkan Strategi Ampuh Hadapi PSM Makassar, Gustavo Almeida Siap Turun Laga

PSIM kemudian membalas dengan gol Raka Cahyana menit ke-34, Pulga Vidal menit ke 45+6 dan Anton Fase menit ke-79.

Usai laga, pelatih PSIM, Jean Paul Van Gastel mengaku bangga dengan performa anak asuhnya yang mampu menjalankan strategi dengan baik.

“Saya sangat bangga dengan performa tim pada laga ini," kata Van Gastel.

Baca Juga: Duel Arema FC vs Persib Jadi Laga Krusial di Pekan Keenam Super League 2025/26

"Kita bisa bertahan dengan bagus, kemudian di babak pertama penguasaan bola juga sedikit lebih bagus. Saya pikir kita harusnya bisa mencetak lebih banyak gol,” lanjutnya.

Menurut pelatih asal Belanda itu, kunci kemenangan kali ini adalah kemampuan tim meredam strategi tekanan tinggi yang coba diterapkan Bali United.

“Ketika mereka mencoba menaikkan lini pertahanannya, maka banyak celah di belakang yang bisa kita manfaatkan, dan hal itu kita lakukan dengan baik,” ucap Van Gastel.

Baca Juga: Drama Kartu Merah di Old Trafford Bikin Berantakan Rencana Enzo Maresca

Dia menambahkan bahwa kemenangan ini adalah buah dari pembelajaran dari laga sebelumnya. Pengalaman melawan Borneo menjadi bahan evaluasi penting, terutama dalam hal pengambilan keputusan di momen krusial.

“Saya tekankan, saya benci kekalahan. Saat lawan Borneo FC, kita bisa mengontrol pertandingan, tapi pengambilan keputusannya kurang bagus."

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: I League

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X