“Saya datang saat tim sudah berjalan dan bermain beberapa kali."
Baca Juga: Patrick Kluivert Kelar, Ini Besarnya Uang Pesangon Jika PSSI Memecatnya
"Tapi melihat dua pertandingan terakhir, saya percaya anak-anak bisa tampil lebih baik lagi,” ucap mantan pelatih timnas Indonesia itu.
RD juga memberikan apresiasi kepada Ricardo Salampessy atas fondasi permainan yang telah dibangun sebelumnya.
Ia menilai filosofi sepak bola Papua yang dikenal cepat, berani, dan penuh determinasi masih terjaga dengan baik di bawah kepemimpinan Ricardo.
Baca Juga: Jay Idzes Belum Nongol di Latihan Perdana Sassuolo Usai Membela Timnas Indonesia
“Coach Ricardo sudah menanamkan filosofi yang kuat dan khas Papua."
"Sekarang tugas kami adalah menjaga dan memperkuatnya dengan kedisiplinan dan konsistensi selama 90 menit,” ujar RD, yang sebelumnya juga menukangi Sriwijaya FC dan Arema FC.
Dalam evaluasi awalnya terhadap performa Persipura, Rahmad menyoroti dua aspek penting yang perlu segera dibenahi, yakni penyelesaian akhir dan keseimbangan saat transisi dari menyerang ke bertahan.
Baca Juga: Jelang Pertandingan PSBS Biak vs Persib, Maung Bandung Masih Dominan
Menurutnya, tim sudah mampu menciptakan banyak peluang, tetapi masih kurang efektif dalam mencetak gol.
“Dalam laga melawan Deltras misalnya, dalam 10–15 menit pertama kami sudah dapat dua peluang emas, tapi tidak ada yang jadi gol."
"Ini hal yang harus segera diperbaiki,” tegasnya.
Baca Juga: Duel Persita vs PSIM Yogyakarta, Momentum Laskar Mataram Membalas Kekalahan dari Pendekar Cisadane
Kembalinya Rahmad Darmawan ke Jayapura bukan hanya tentang profesionalisme, tetapi juga perjalanan emosional.
Artikel Terkait
Totti Prediksi Pahlawan Tak Terduga dalam Pertarungan Roma Vs Inter
Negara Teluk Memanas, Perkelahiran Pemain Qatar dengan UEA
Pelle Buka-bukaan Soal Kehidupan Baru di Dubai Setelah Bercerai dengan 'Wanita Tercantik di Dunia'
Terpilih Aklamasi Pimpin KONI Malut Periode 2025-2029, Sarbin Sehe Ungkap Tantangan Ke Depan
PSSI Akhiri Kerja Sama dengan Patrick Kluivert