SportlinkNews - Isu keterlambatan pembayaran gaji kembali menyeret nama Persija Jakarta ke ruang publik. Kali ini, persoalan tersebut mencuat melalui pernyataan Ryo Matsumura, yang dilepas ke Bhayangkara Presisi Lampung FC pada putaran kedua Super League musim ini.
Ryo merupakan bagian dari Persija sejak awal musim 2023/24. Selama sekitar dua setengah musim membela Macan Kemayoran, ia mengaku sempat mengalami situasi sulit akibat kondisi finansial klub.
"Pertama-tama, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya karena telah mengizinkan saya menjadi bagian dari Persija selama hampir tiga tahun sebagai pemain Jepang pertama dalam sejarah klub hebat ini. Terima kasih banyak dari lubuk hati saya," tulis Ryo dalam akun Instagram miliknya.
Baca Juga: Malut United FC Lepas Sembilan Pemainnya ke 6 Klub
"Hingga musim lalu, tim harus berjuang melewati masa yang sangat sulit karena masalah keuangan. Ada kalanya gaji tidak dibayarkan selama berbulan-bulan sejak awal musim, dan kami bahkan memainkan pertandingan tanpa penonton di tribune."
"Terlepas dari semua itu, saya mampu terus memberikan yang terbaik dan berkontribusi kepada tim, dan itu sepenuhnya karena Anda, para pendukung."
Selain mengungkap kondisi internal klub, Ryo juga mengenang salah satu momen paling berkesan selama memperkuat Persija, yakni saat mencetak gol ke gawang PSM Makassar pada 3 Juli 2023 di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Baca Juga: Demi Lolos dari Zona Degradasi Persis Solo Perkuat Lini Serangnya dengan Striker Asal Serbia
"Saya masih ingat dengan jelas sorak sorai luar biasa dari para penonton ketika saya mencetak gol pertama saya di GBK. Itu adalah momen yang tidak akan pernah saya lupakan, dan akan selalu terpatri dalam ingatan saya," ujarnya.
Namun, perjalanan Ryo di Persija tidak selalu berjalan mulus. Cedera serius yang dialaminya di awal musim membuatnya harus menepi dan perlahan kehilangan tempat di skuad utama.
Setelah pulih, Ryo sempat kembali merumput saat Persija menghadapi Semen Padang pada 22 Desember. Akan tetapi, penampilannya berujung sanksi usai melakukan gestur yang dinilai menghina perangkat pertandingan.
Baca Juga: Klasemen Super League 2025/26: Malut United Dibayangi Persebaya
"Seperti yang Anda ketahui, saya mengalami cedera di awal musim ini. Namun, berkat rehabilitasi dan dukungan pelatihan yang luar biasa dari tim medis Persija, saya dapat kembali ke lapangan dalam kondisi prima dan 100 persen jauh lebih cepat dari yang saya perkirakan."
"Oleh karena itu, sangat mengecewakan bahwa saya sekarang akan menunjukkan versi diri saya bukan sebagai pemain Persija, tetapi sebagai pemain klub lain. Meskipun demikian, saya berharap Anda akan terus mendukung saya sebagai satu-satunya pemain Jepang yang pernah mengenakan jersey Persija."
Artikel Terkait
Perkuat Lini Tengah Persija Rekrut Pemain Brasil Jean Mota
Persija Rekrut Penjaga Gawang Muda Bertalenta Asal Amerika Serikat
Butuh Versi Terbaik, Persija Pinjamkan Ryo Matsumura ke Bhayangkara FC
Hasil Super League: Persija Dijegal Arema, Brace Gabriel Silva Bungkam Jakmania
Kesalahan Sendiri Jadi Biang Kekalahan Persija Lawan Arema FC