SportlinkNews - Pertandingan pekan lanjutan Super League 2025/26 menghadirkan drama enam gol saat PSIM Yogyakarta menjamu Bali United. Laga berakhir sama kuat 3-3 setelah tuan rumah bangkit dari ketertinggalan tiga gol di Stadion Sultan Agung, Senin (23/2) malam WIB.
Sejak awal laga, PSIM langsung mengambil inisiatif serangan. Tekanan cepat yang dibangun Laskar Mataram menghasilkan peluang pada menit kesembilan. Fahreza Sudin melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, namun kiper Bali United, Mike Hauptmeijer, sigap menepis bola.
Sudin kembali mengancam pada menit ke-20. Kali ini ia menyambut bola dengan sundulan, tetapi lagi-lagi Hauptmeijer mampu menggagalkan peluang tersebut.
Baca Juga: Lakers Tersungkur dari Celtics, Worthy: Tidak Ada Semangat!
Bali United baru benar-benar mengancam pada menit ke-30. Sepakan Receveur membentur mistar gawang PSIM dan menjadi alarm bahaya bagi tuan rumah.
Terus menyerang Bali United akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-34. Thijmen Goppel mencetak gol lewat tendangan keras dari luar kotak penalti setelah menerima umpan Irfan Jaya.
Menjelang turun minum, Bali United menggandakan skor. Receveur menuntaskan umpan matang Joao Ferrari dan membawa timnya unggul 2-0 hingga jeda.
Baca Juga: UEFA Skors Prestianni Satu Laga Usai Dugaan Rasisme ke Vinicius Jr
Memasuki babak kedua, Bali United makin dominan. Sepuluh menit setelah restart, Irfan Jaya mencetak gol ketiga melalui sontekan akurat yang tak mampu dibendung lini belakang PSIM.
Tertinggal tiga gol tidak membuat PSIM menyerah. Pada menit ke-65, Savio Sheva memperkecil kedudukan lewat tembakan keras dari luar kotak penalti.
Momentum berubah pada menit ke-72 ketika Bali United kehilangan satu pemain. Joao Ferrari menerima kartu merah setelah wasit Wasti melakukan pengecekan VAR atas pelanggaran keras terhadap Deri Corfe.
Baca Juga: Revolusi Sport Science: AI Prediksi Kelelahan Pemain Muslim di Bulan Ramadan
Keunggulan jumlah pemain dimaksimalkan PSIM untuk terus menekan. Upaya itu membuahkan hasil pada menit ke-87 setelah Ricky Fajrin mencetak gol bunuh diri saat mencoba menghalau umpan silang.
Drama belum selesai. Di masa injury time, Franco Ramos Mingo mencetak gol penyeimbang lewat sundulan yang memanfaatkan umpan silang Nermin Haljeta. Skor 3-3 pun bertahan hingga peluit akhir.
Artikel Terkait
Persebaya Waspada, Bali United Punya Keunggulan Pemulihan
Ditantang Persebaya, Bali United FC Punya Momentum Kuat untuk Bangkit
Jadwal Pertandingan Super League 2025/26 Pekan ke-21, Persija Mencari Kemenangan di Kandang Bali United FC
Kecewa Bali United Tumbang, Pemain Butuh Dukungan Suporter
Hasil Super League: Persija Petik Kemenangan di Kandang Bali United FC, Gustavo Almeida Cetak Gol Tunggal