Borneo FC Tersendat, Fabio Lefundes Tetap Optimistis

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Rabu, 25 Februari 2026 | 05:52 WIB
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes. (I.League)
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes. (I.League)

SportlinkNews - Putaran kedua Super League 2025/26 menempatkan Borneo FC Samarinda dalam tekanan setelah kalah 1-2 dari Dewa United Banten FC pekan lalu. Kekalahan itu membuat tren positif tim berhenti sejenak, sekaligus melebar jarak poin dengan pemuncak klasemen, Persib Bandung.

Walau hasil akhir tidak berpihak, pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes menegaskan keyakinan untuk meraih target tetap tinggi. Pekan ini, anak asuhnya akan kembali ke Stadion Segiri untuk menghadapi Arema FC, sebuah laga penting bagi kelanjutan musim.

“Target kami sejak awal adalah meraih poin sebanyak mungkin. Sekarang kami sudah memainkan 22 pertandingan dan baru tergeser ke posisi ketiga,” kata Lefundes.

Baca Juga: Dugaan Pelecehan di Pelatnas, Pelatih Kepala Timnas Panjat Tebing Dinonaktifkan

Pelatih asal Brasil itu menyadari tantangan tidak mudah, terutama dengan jadwal padat di bulan puasa dan menghadapi tim-tim papan atas. Namun Lefundes menekankan perlawanan tak hanya datang dari lawan, melainkan juga dari timnya sendiri yang terus berusaha maksimal.

“Bukan hanya kami yang menghadapi mereka, tapi mereka juga harus menghadapi kami. Kami akan berjuang sampai akhir kompetisi untuk mencapai target yang sudah kami tetapkan,” ucapnya.

Dalam evaluasinya, Lefundes menyoroti Borneo FC memulai laga melawan Dewa United cukup baik. Hanya saja, timnya kehilangan kontrol permainan, khususnya dalam organisasi lini.

Baca Juga: Tancap Gas! Tim Pelatnas Berangkat Lebih Awal Demi Misi Besar di All England 2026

“Tapi setelah ada beberapa hal yang kami kehilangan, terutama dalam organisasi permainan, kami kebobolan dan itu memengaruhi konsentrasi tim,” ungkapnya.

Borneo FC sempat tertinggal dua gol sebelum memperkecil skor menjadi 2-1 jelang turun minum. Pada babak kedua, pelatih melakukan sejumlah perubahan untuk memperbaiki situasi dan menekan lawan.

“Mereka punya banyak peluang, kami juga punya, tapi kami tidak bisa memaksimalkannya,” tambah Lefundes, menekankan peluang yang gagal dikonversi menjadi gol.

Baca Juga: Manajemen Persis Solo Kasih Ultimatum kepada Milomir Seslija

Selain faktor teknis, kondisi lapangan juga menjadi perhatian. Lefundes menegaskan bahwa keputusan pergantian pemain di babak pertama adalah langkah taktik, bukan karena performa pemain buruk.

“Saya sangat tidak suka mengganti pemain sebelum babak pertama selesai. Tapi saat itu kami kesulitan saat build up, jadi ini murni keputusan taktikal, bukan karena pemain bermain buruk,” pungkasnya.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: ileague

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X