Konflik Timur Tengah Gagalkan Duel Penggawa Persita di Laga Internasional

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Selasa, 24 Maret 2026 | 22:40 WIB
Aksi Pablo Ganet saat Persita menghadapi Dewa United Banten FC. (Persita)
Aksi Pablo Ganet saat Persita menghadapi Dewa United Banten FC. (Persita)

SportlinkNews - Dua pilar asing Persita Tangerang, Tamirlan Kozubaev dan Pablo Ganet, dipastikan batal saling berhadapan dalam panggung internasional pada periode FIFA Matchday Maret 2026. Pertemuan yang dinantikan tersebut harus kandas akibat kendala logistik yang di luar kendali mereka.

Sedianya, Tamirlan yang memperkuat Timnas Kirgistan dijadwalkan bertanding melawan Guinea Khatulistiwa yang dibela Pablo Ganet. Pertandingan uji coba tersebut direncanakan berlangsung di Antalya, Turki, pada Rabu (25/3).

Namun, kendala besar muncul saat kedua pemain tersebut kesulitan mendapatkan akses transportasi udara menuju lokasi pertandingan. Baik Tamirlan maupun Ganet akhirnya memutuskan untuk mundur dari panggilan tim nasional mereka masing-masing kali ini.

Baca Juga: Persija Training Ground Kembali Bergairah, Skuat Macan Kemayoran Mulai Berlatih Intensif

Faktor utama yang menghambat perjalanan mereka adalah situasi geopolitik yang sedang memanas di kawasan Timur Tengah. Ketegangan yang melibatkan Amerika Serikat-Israel dengan Iran berdampak signifikan pada rute penerbangan internasional menuju Turki.

Kondisi keamanan di wilayah udara tersebut membuat federasi sepak bola kedua negara kesulitan mengamankan tiket bagi pemain mereka yang merumput di Indonesia. Hal ini menjadi kerugian besar bagi Tamirlan Kozubaev yang sangat menantikan debut bersama nakhoda baru.

"Ya, saya seharusnya dipanggil oleh tim nasional untuk jeda internasional bulan ini. Apalagi kami memiliki pelatih baru, yakni Robert Prosinecki yang merupakan mantan pemain Real Madrid dan Barcelona," kata Tamirlan dalam keterangannya di laman resmi Persita.

Baca Juga: Persib Siap Hadapi 9 Sisa Pertandingan Super League, Marc Klok: Setiap Laga adalah Final!

Pemain bertahan andalan Pendekar Cisadane tersebut mengaku sangat kecewa karena gagal mencicipi tangan dingin pelatih legendaris tersebut. Namun, masalah administratif penerbangan membuatnya tidak memiliki pilihan lain selain tetap berada di Tangerang.

"Namun karena federasi sepakbola Kirgisztan kesulitan dalam mengurus tiket penerbangan saya ke Turki, maka saya pun dengan berat hati harus mundur dari panggilan kali ini," ujarnya menambahkan mengenai situasi pelik yang dihadapinya.

Senada dengan Tamirlan, Pablo Ganet juga memberikan konfirmasi mengenai pembatalan keberangkatannya untuk membela Guinea Khatulistiwa. Ia menjelaskan bahwa keselamatan dan kepastian perjalanan menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan ini.

Baca Juga: Veda Ega Pratama Raih Podium 3 Moto3 di Grand Prix Brasil

Ganet telah menjalin komunikasi intensif dengan jajaran kepelatihan tim nasionalnya untuk menjelaskan kendala yang dihadapi. Keputusan mundur ini diambil setelah mempertimbangkan risiko perjalanan yang tidak menentu akibat konflik yang tengah berkecamuk.

"Saya dipanggil ke tim nasional untuk memainkan dua pertandingan internasional, tetapi saya berbicara dengan pelatih (Carlos Pena) dan manajer tim, dan karena situasi perang dan masalah penerbangan, saya memutuskan untuk tidak bergabung dengan tim nasional,” ujar Ganet.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: Persita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X