Ditekuk Persija, Bernardo Tavares Akui Persebaya Jatuh Mental Setelah Eksekusi Penalti Allano Lima

Andi Wahyudi, Sportlink News
- Minggu, 12 April 2026 | 16:30 WIB
Duel Persija vs Persebaya di Gelora Bung Karno di pekan ke-27 Super League 2025/26. (@officialpersebaya)
Duel Persija vs Persebaya di Gelora Bung Karno di pekan ke-27 Super League 2025/26. (@officialpersebaya)

SportlinkNews - Persebaya benar-benar dibuat tidak berkutik saat menghadapi Persija di pekan ke-27 Super League di Gelora Bung Karno, Sabtu, 11/4/2026.

Skuat asuhan Bernanrdo Tavares gagal mengembangkan permainannya. Tekanan Persija membuat Bajul Ijo harus bekerja ekstra demi mengamankan gawangnya.

Sayangnya, upaya Bruno Moreira dkk gagal menjaga gawang dari kebobolan di menit-menit awal babak pertama.

Baca Juga: Rumah Mewah Baru Harry Kane Mirip Istana Buckingham dengan Fitur Bawah Tanah Tersembunyi

Pada menit ke-16 Persija mendapat penalti setelah pemain Persebaya melakukan pelanggaran di kotak penalti. Allano Lima tampil sempurna sebagai eksekutor penalti.

Gol itu langsung mengubah ritme pertandingan. Seusai laga, pelatih Persebaya Bernardo Tavares menilai gol pertama itu berawal dari kesalahan mendasar yang seharusnya bisa dihindari.

“Gol pertama yang kami terima berawal dari kesalahan yang sangat mendasar. Itu yang membuat saya kecewa," ujar Bernardo Tavares usai pertandingan.

Baca Juga: Jengkel dengan Keputusan Wasit, Alvaro Arbeloa Akui Timnya Mengalami Banyak Masalah dengan Wasit

"Padahal sejak awal pekan kami sudah membahas kemungkinan situasi seperti penalti atau kesalahan yang bisa berujung gol,” ujar pelatih asal Portugal tersebut dalam sesi konferensi pers.

Setelah gol tersebut, Persija tampil semakin percaya diri. Dukungan puluhan ribu suporter di GBK membuat tuan rumah bermain dengan energi lebih besar.

“Setelah gol penalti itu, Persija bermain semakin nyaman. Apalagi mereka didukung ribuan suporternya di stadion. Kami terlalu banyak memberikan ruang kepada mereka,” tambahnya.

Baca Juga: West Ham United Lolos dari Zona Degradasi, Jegal Wolverhampton 4-0

Persebaya mencoba bangkit, tetapi tekanan dari tuan rumah membuat permainan Bajol Ijo tidak berkembang. Di babak kedua, Persija mampu menambah dua gol lagi yang membuat situasi semakin sulit bagi tim tamu.

Tavares menilai kondisi tersebut berkaitan erat dengan mental para pemain yang mulai goyah setelah tertinggal.

Halaman:

Editor: Andi Wahyudi

Sumber: Persebaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X