SportlinkNews - Persaingan sengit di puncak klasemen sementara Super League 2025/26 tidak membuat pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, merasa tertekan. Ia tetap tenang meski poin anak asuhnya disamai Borneo FC Samarinda.
Ketertinggalan momentum ini merupakan konsekuensi dari hasil minor pada pekan ke-29 saat Persib hanya mampu bermain imbang tanpa gol kontra Arema FC. Di sisi lain, Borneo FC justru sukses mendulang poin penuh setelah menghajar Semen Padang dengan skor telak tiga gol tanpa balas.
“Ya, poin kami sama dengan Borneo, masih tersisa lima pertandingan lagi. Mereka punya beberapa laga sulit, kami juga punya beberapa laga sulit, jadi bagi liga, bagi sepak bola di Indonesia, ini menarik,” kata Bojan.
Baca Juga: Putri KW Siap Buka Jalan, Indonesia Bidik Juara Grup Lawan Chinese Taipei di Piala Uber 2026
Meskipun perolehan angka identik yakni 66 poin, Persib secara regulasi masih berhak menyandang status sebagai pemuncak klasemen karena unggul secara head-to-head. Hal ini yang menjadi salah satu faktor penjaga mentalitas para pemain tetap dalam kondisi yang sangat stabil dan kondusif.
Bojan menyadari kegagalan meraih kemenangan di laga sebelumnya merupakan kesalahan kolektif yang membuat langkah menuju tangga juara menjadi lebih menantang. Ia pun menuntut fokus maksimal dari seluruh anggota skuad untuk menyapu bersih sisa pertandingan dengan hasil kemenangan.
“Satu-satunya hal adalah, kami sedikit mempersulit hidup kami sendiri, tapi anak-anak tahu bahwa mereka harus fokus sekarang untuk pertandingan berikutnya dan mencoba untuk menang di setiap laga,” ujarnya.
Baca Juga: Piala Thomas 2026: Indonesia vs Prancis, Menang Lolos, Kalah Terancam Tersingkir
Fokus utama tim pelatih saat ini adalah mengembalikan kebugaran dan ketajaman para pemain dalam waktu yang sangat singkat. Persib dijadwalkan melakoni laga tandang melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, pada Kamis (30/4).
“Kami libur kemarin, jadi hari ini masih sedikit pemulihan, pemain yang menjadi starter menjalani latihan recovery dan pemain yang tidak bermain mendapat latihan ekstra, semuanya baik,” tuturnya.
Evaluasi mendalam juga dilakukan terkait efektivitas penyelesaian akhir yang menjadi titik lemah saat menghadapi perlawanan sengit dari Arema FC. Bojan menilai secara keseluruhan performa taktik dan fisik tim sudah berada di jalur yang benar, hanya kurang keberuntungan di depan gawang.
Baca Juga: Spanyol Tegaskan Ambisi Gelar Final Piala Dunia 2030 di Santiago Bernabeu
“Mereka mengerti bahwa hal tersulit dalam sepak bola adalah mencetak gol. Semua aspek lainnya oke, fisik kami bagus, cara berlari, taktik kami juga bagus,” ucapnya.
“Kami membuat 29 tembakan ke gawang tapi yang kurang hanyalah gol. Jika Anda mencetak gol, tidak akan ada yang berkomentar negatif, semua orang akan bilang itu pertandingan yang luar biasa,” ia melanjutkan.
Artikel Terkait
Hasil Super League: Arema FC Tahan Persib, Lucas Frigeri Bikin Frustasi Maung Bandung
Persib Ditahan Imbang, Bojan Hodak Puji Lini Pertahanan Arema FC yang Disiplin
Hasil Super League: Hancurkan Semen Padang, Borneo FC Tempel Ketat Persib
Tundukkan Semen Padang, Borneo FC Berpotensi Kuat Menggeser Persib di Puncak Klasemen Super League
Lucas Frigeri Jadi Tembok Penghalang yang Bikin Pemain Persib Frustasi, Bojan Hodak Memujinya