SportlinkNews - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, memberikan pernyataan yang sangat terukur mengenai ambisi timnya dalam perburuan mahkota juara Super League 2025/26. Ia mengaku situasi yang dihadapi skuad Macan Kemayoran saat ini berada dalam posisi yang tidak cukup menguntungkan.
Berdasarkan analisis teknisnya, jalur Persija untuk mencapai tangga juara musim ini dinilai sangat sempit akibat dinamika perolehan poin di papan atas. Souza melihat ketergantungan pada hasil tim lain menjadi beban tambahan yang membuat langkah mereka terasa semakin berat.
Hingga sekarang, tim kebanggaan ibu kota ini masih tertahan di peringkat ketiga dalam susunan klasemen sementara. Koleksi 65 poin yang dimiliki Persija menciptakan selisih yang cukup signifikan dengan para pesaing terdekatnya yang berada di zona puncak.
Baca Juga: Teppei Yachida Jadi Motor Serangan Efektif Bali United FC Sumbang 5 Gol dan 3 Assist
Persija kini harus mengejar defisit tujuh angka dari Persib Bandung dan Borneo FC Samarinda yang sama-sama telah mengemas 72 poin. Jarak yang cukup lebar di sisa pertandingan memaksa tim kepelatihan untuk bersikap sangat rasional dalam memandang sisa kompetisi.
"Sejujurnya, peluang juara (kami) hanya tersisa satu persen," ungkap Souza, Kamis (7/5).
Harapan tipis untuk merusak dominasi dua tim teratas tersebut kini tertuju sepenuhnya pada pertandingan krusial di pekan ke-32. Persija dijadwalkan akan melakoni duel panas melawan Persib yang diprediksi menjadi laga hidup mati bagi kedua belah pihak.
Baca Juga: Bidik Tiga Poin, Persik Kediri Waspadai Semen Padang FC yang akan Bermain Tanpa Beban
Pertempuran klasik tersebut dipastikan digelar di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5). Kemenangan dalam laga ini menjadi satu-satunya cara bagi Persija untuk tetap menjaga napas dalam persaingan menuju takhta juara.
Jika mampu menjinakkan Maung Bandung, Macan Kemayoran tidak hanya memangkas jarak poin tetapi juga berpotensi menghentikan ambisi lawan untuk meraih gelar ketiga secara beruntun. Misi ganda tersebut menjadi motivasi tambahan bagi seluruh penggawa Persija untuk tampil habis-habisan di lokasi netral.
"Tim kami sama sekali tidak takut untuk bermain (melawan Persib). Saya rasai kami punya peluang besar untuk mengalahkan Persib," ucapnya.
Baca Juga: Final Liga Champions: Arsenal Bertemu PSG di Puskas Arena, Stadion Berkapasitas 67.000 Tempat Duduk
Souza menginstruksikan anak asuhnya untuk tetap memegang teguh filosofi permainan agresif meskipun harus bermain jauh dari pendukung setianya. Kesiapan mental dan fisik pemain terus digembleng agar mereka mampu menerapkan skema menyerang demi mengunci poin penuh dari tangan sang pemuncak klasemen.
"Kami akan pergi ke sana (Samarinda) untuk memenangkan pertandingan. Tim kami adalah tim yang bermain menyerang dan selalu mencari kemenangan di tiap pertandingan," ujarnya.
Artikel Terkait
Duel Persija Vs Persib Digelar di Stadion Segiri, Panpel Persija: Ini Jelas Sebuah Kerugian!
Duel Klasik Persija Kontra Persib Pindah ke Segiri, Ini Respon Manajemen Maung Bandung
Persib Bertekad Teruskan Tren Positif Hadapi Persija di Segiri
Ketua Jakmania Sesalkan Pemindahan Laga Persija vs Persib
Mauricio Souza Sebut Persija Alami Kerugian Besar Jamu Persib di Samarinda