SportlinkNews - Manajemen Persija Jakarta secara resmi mengumumkan restrukturisasi besar-besaran di jajaran tim kepelatihan menjelang persiapan musim baru. Kontrak kerja sama dengan pelatih Mauricio Souza, dipastikan selesai dan tidak akan diperpanjang untuk musim depan.
Keputusan ini diambil setelah jajaran direksi melakukan evaluasi menyeluruh terhadap performa tim sepanjang musim 2025/26. Pihak manajemen menegaskan kegagalan memenuhi target utama yang disepakati di awal musim menjadi alasan utama pemutusan hubungan kerja tersebut.
Kendati kerja sama harus berakhir, manajemen Macan Kemayoran tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja dan dedikasi Souza. Sosok asal Brasil tersebut dinilai telah berhasil menorehkan tinta emas dan memberikan kontribusi yang sangat signifikan bagi perkembangan taktik tim.
Baca Juga: Dimentori Rifat Sungkar, Tiga Pereli Wanita Siap Unjuk Kekuatan di Kejurnas Sprint Rally 2026
Di bawah asuhannya, klub kebanggaan ibu kota ini sukses mencatatkan rekor perolehan poin tertinggi dalam sejarah klub dalam satu dekade terakhir. Keberhasilan tersebut diraih sejak kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia kembali menggunakan sistem format satu wilayah.
Rekor impresif tersebut diukir oleh Souza lewat catatan manis dengan mengoleksi total 71 poin di klasemen akhir. Angka tersebut didapatkan melalui hasil 22 kemenangan, lima kali meraih hasil imbang, dan menelan tujuh kali kekalahan.
Selain menorehkan statistik yang apik, Souza juga dinilai sukses dalam membangun identitas permainan baru yang sangat kuat. Persija bertransformasi menjadi tim yang konsisten mendominasi penguasaan bola, tampil agresif, serta berani menekan pertahanan lawan dalam berbagai situasi pertandingan.
Baca Juga: Prestasinya Pasang Surut, Emma Raducanu Meraup Rp 275 Miliar
Langkah tegas manajemen untuk melakukan penyegaran total tidak hanya berhenti pada posisi pelatih. Persija juga resmi mengakhiri kontrak kerja sama dengan lima orang staf kepelatihan asing yang selama ini membantu kinerja Souza.
Orang-orang yang didepak tersebut meliputi Italo Bartole Resende selaku asisten pelatih dan Vitor Branco da Cruz sebagai pelatih fisik. Selain itu, posisi Gerson Rodrigues Rios (pelatih kiper), Caio Araujo (analis), serta Claudio Luzardi (interpreter) juga dipastikan lowong.
“Coach Mauricio telah membawa karakter yang kuat bagi wajah Persija musim ini. Namun, karena tidak tercapainya target yang ditentukan di awal kontrak, maka kami sepakat untuk tidak melanjutkan kebersamaan. Kami mendoakan Mauricio beserta stafnya, Coach Italo, Vitor, Gerson, Caio, dan Luzardi, agar semakin sukses dan bersinar di perjalanan berikutnya,” ujar Direktur Persija, Mohamad Prapanca.
Baca Juga: Bojan Hodak Lengser, Igor Tolic Jadi Pelatih Kepala Persib yang Baru
“Sebagai penggantinya, kami sudah menjalin komunikasi dengan kandidat pelatih baru. Dalam waktu dekat, kami akan menentukan sosok yang paling tepat untuk membawa Persija meraih juara pada musim 2026/2027,” Prapanca melanjutkan.
Segenap jajaran klub dan pendukung setia menyampaikan rasa terima kasih atas ikatan kekeluargaan yang telah terbangun erat selama semusim terakhir. Hubungan profesional yang harmonis ini diharapkan dapat menjadi modal berharga bagi karier lanjutan para staf kepelatihan tersebut.
Artikel Terkait
Herdman Pantau Hanan di Persija, Absen di Laga Penentuan Juara Persib
Hasil Super League: Persija, Persebaya, dan Bhayangkara FC Pesta Gol
Persib Bandung Hattrick Juara, Pelatih Persija Beri Apresiasi
Klasemen Akhir Super League 2025/26, Borneo FC dan Persija Alami Lonjakan Peringkat Dibanding Musim Lalu
Kontrak di Persija Segera Berakhir, Rayhan Hannan: Kita Lihat Nanti