SportlinkNews - Tiga klub Super League secara resmi mengumumkan pergantian nakhoda guna menyongsong musim 2026/27 yang dijadwalkan bergulir pada awal September mendatang. Langkah cepat ini diambil oleh PSM Makassar, Borneo FC Samarinda, dan Madura United demi meningkatkan daya saing tim di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
PSM langsung melakukan pembenahan besar-besaran setelah mencatatkan performa buruk dan terpuruk pada kompetisi musim lalu. Juku Eja hampir saja terlempar ke kasta kedua atau Championship setelah menyudahi musim di peringkat ke-15.
Posisi kritis yang hanya berada satu strip di atas zona degradasi tersebut memicu manajemen untuk bergerak cepat melakukan perombakan. Sebagai langkah awal perbaikan, manajemen resmi menyudahi kerja sama dengan Tomas Trucha dan langsung menunjuk suksesornya.
Baca Juga: Mampu Bertahan di Super League, Persijap Jepara Pertahankan Mario Lemos untuk Musim 2026/27
Manajemen PSM akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Darije Kalezic untuk mengisi kursi kepelatihan yang kosong. Sosok berusia 56 tahun tersebut sejatinya bukanlah nama asing bagi publik sepak bola Makassar karena pernah menukangi klub ini sebelumnya.
Kalezic tercatat sempat membesut PSM dalam kurun waktu antara Februari hingga Desember 2019 silam. Pada periode pertamanya tersebut, ia sukses mempersembahkan trofi juara Piala Indonesia.
Langkah agresif berburu juru taktik baru juga diperlihatkan oleh manajemen Borneo FC menjelang bergulirnya liga. Pesut Etam langsung bergerak mencari arsitek strategi anyar setelah dipastikan berpisah dengan pelatih terdahulu.
Baca Juga: FIFA Memicu Kontroversi dengan Taktik Baru untuk Mengeruk Uang dari Penonton Piala Dunia 2026
Fabio Lefundes selaku pelatih lama dikabarkan segera merapat untuk menangani klub kontestan lainnya, yakni Malut United. Kehilangan juru taktik asal Brasil tersebut direspons secara cepat oleh jajaran manajemen guna menjaga stabilitas tim.
Pilihan dari manajemen Borneo FC akhirnya jatuh kepada sosok pelatih muda potensial bernama Mauro Jeronimo. Arsitek strategi yang baru menginjak usia 38 tahun tersebut memiliki rekam jejak berkarier di Asia Tenggara.
Sebelum menerima pinangan untuk berkarier di Indonesia, Jeronimo tercatat menukangi salah satu klub papan atas di kompetisi Vietnam. Pengalaman menjanjikan saat mengarsiteki Nam Dinh FC diharapkan mampu mendongkrak performa Borneo FC pada musim depan.
Baca Juga: 17 Pemain Manchester City akan Berjibaku di Piala Dunia FIFA 2026 di Benua Amerika
Pergerakan dalam bursa transfer pelatih juga terjadi di Madura United. Laskar Sape Kerrab turut meramaikan daftar klub yang berganti nakhoda.
Manajemen Madura United secara resmi menjatuhkan pilihan kepada pelatih berpengalaman, Jose Manuel Gomes da Silva. Pria yang akrab disapa dengan nama Ze Gomes tersebut dipercaya untuk meramu strategi terbaik bagi Laskar Sape Kerrab.
Artikel Terkait
Klasemen Akhir Super League 2025/26, Borneo FC dan Persija Alami Lonjakan Peringkat Dibanding Musim Lalu
Persib dan Borneo FC Wakil Indonesia di ASEAN Club Championship
Padatnya Jadwal Kompetisi Asia-ASEAN, I.League Siapkan Skema Khusus untuk Persib dan Borneo
Fabio Lefundes Resmi Tinggalkan Borneo FC Samarinda
Borneo FC Samarinda Ditinggal Banyak Pemainnya, Bagaimana Nasibnya Musim Depan?