Dipegang Shin Tae-yong, Komposisi Pemain Asing Persija Bakal Lebih Berwarna

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Senin, 15 Juni 2026 | 15:28 WIB
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong. (Persija)
Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong. (Persija)

SportlinkNews - Manajemen Persija Jakarta memberikan wewenang penuh kepada pelatih Shin Tae-yong dalam menyusun komposisi skuad untuk kompetisi musim depan. Kebebasan mutlak ini mencakup penentuan nasib dan perekrutan seluruh legiun asing yang akan memperkuat Macan Kemayoran.

Langkah perombakan besar-besaran telah dimulai setelah Persija melepas tujuh pemain asing pada musim lalu. Nama-nama seperti Carlos Eduardo, Bruno Tubarao, Thales Lira, Jean Mota, Alaaeddine Ajaraie, Allano Lima, dan Emaxwell Souza dipastikan tidak lagi menjadi bagian dari tim.

Di sisi lain, masa depan empat pemain asing tersisa dari skuad musim lalu hingga kini masih berada dalam ketidakpastian. Keempat pilar asing yang nasibnya belum ditentukan tersebut adalah Paulo Ricardo, Van Basty Sousa, Fabio Calonego, dan Gustavo Almeida.

Baca Juga: Tim Uruguay Dilarang Masuk AS Kurang dari 24 Jam Sebelum Pertandingan Piala Dunia

Presiden Persija, Mohamad Prapanca, mengungkapkan status mengenai kelanjutan kontrak para pemain tersebut akan segera menemui titik terang. Pihak manajemen menjadwalkan keputusan final terkait komposisi pemain ini paling lambat pada pekan depan.

Prapanca menjelaskan agenda pertemuan khusus dengan Tae-yong akan digelar pekan depan guna mematangkan cetak biru persiapan tim. Agenda tersebut bakal membahas secara mendalam mengenai struktur skuad serta daftar belanja pemain baru.

"Minggu depan saya tahu detail dari (rencana) pelatih, maunya apa, pemainnya siapa saja, termasuk asisten pelatih. Harus segera, kalau enggak, nanti diambilin orang (klub lain) pemainnya," kata Prapanca dalam program One on One di TVOne.

Baca Juga: Indonesia Tundukkan Australia, Akhiri AVC Women’s Nations Cup 2026 di Peringkat Kelima

Manajemen menegaskan posisi tujuh slot kosong pemain asing yang telah ditinggalkan akan langsung dievaluasi bersama Tae-yong. Pelatih asal Korea Selatan tersebut juga memiliki hak prerogatif untuk mempertahankan atau mendepak empat pemain sisa.

"Tujuh (slot kosong pemain asing) pasti akan diisi dan dia akan melihat lagi yang empat, yang masih ada, apakah sesuai dengan keinginnanya dia atau tidak. Baru minggu depan ada keputusannya," ujarnya.

Kebijakan memberikan kuasa penuh kepada Tae-yong sengaja diambil oleh jajaran manajemen Persija demi kondusivitas tim. Langkah ini berkaca pada pengalaman pahit sang pelatih saat menangani klub kasta tertinggi Korea Selatan, Ulsan HD.

Baca Juga: Belanda Tak Diterima Ditahan Jepang, Koeman Disalahkan

Saat membesut Ulsan HD, Tae-yong tercatat hanya bertahan selama tiga bulan akibat performa buruk dan isu keretakan hubungan dengan pemain. Kegagalan masa lalu tersebut menjadi pelajaran berharga yang dievaluasi secara mendalam dalam klausul kontrak bersama Persija.

"Waktu pembicaraan internal, dia (STY) menyampaikan bahwa ada hal pribadi yang terjadi sehingga dia harus terjadi seperti itu (di klub sebelumnya," ujarnya.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X