Dari sisi keberlanjutan kompetisi, I.League juga menyiapkan dukungan bagi klub peserta melalui skema subsidi yang disesuaikan dengan kebutuhan penyelenggaraan kompetisi.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menegaskan bahwa aspek profesionalisme dan kesehatan finansial klub menjadi bagian penting dalam membangun IWL sejak awal.
"Kami di I.League berkomitmen penuh memastikan IWL berjalan profesional. Kami telah menyiapkan skema subsidi yang proporsional agar klub peserta dapat mengarungi kompetisi dengan sehat secara finansial," ujar Ferry.
Baca Juga: Cadillac Merekrut Kepala Tim F1 Baru Gantikan Graeme Lowdon
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa penyelenggaraan liga putri merupakan bagian dari komitmen jangka panjang dalam membangun ekosistem sepak bola perempuan Indonesia.
"Sepak bola wanita tidak pernah dinomorduakan oleh kepengurusan PSSI saat ini. Kita tidak ingin liga ini lahir hanya untuk pencitraan lalu mati di kemudian hari."
"Ini adalah komitmen jangka panjang, dibangun dengan kalkulasi matang agar ekosistem dan klub peserta bisa terus sustainable," ucap Erick Thohir.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
I League Tetapkan Jadwal Baru Duel Persib vs Borneo FC dan PSM Makassar vs Persebaya yang Mengalami Penundaan
I League Umumkan Nominasi Penghargaan Super League 2025/26
I League Rilis Jadwal Pekan Pertama Kompetisi Super League 2026/27
PSSI dan I League Gelar Match Commissioner Refreshment Super League & Championship 2026/27